<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gotong Royong &#8211; Lambe Umpres</title>
	<atom:link href="https://lambeumpres.com/tag/gotong-royong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lambeumpres.com</link>
	<description>Buka Fakta - Bukan Gosip</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Aug 2026 08:12:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-IMG-20250729-WA0007-32x32.webp</url>
	<title>Gotong Royong &#8211; Lambe Umpres</title>
	<link>https://lambeumpres.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 di Debong Kidul Kota Tegal Rampung 100 Persen</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/tmmd-sengkuyung-tahap-iii-2026-di-debong-kidul-kota-tegal-rampung-100-persen/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/tmmd-sengkuyung-tahap-iii-2026-di-debong-kidul-kota-tegal-rampung-100-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 08:12:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[TNI POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[Debong Kidul]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0712]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Tegal Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[TMMD Kota Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[TMMD Sengkuyung]]></category>
		<category><![CDATA[TNI AD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=645</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL, LAMBEUMPRES.COM &#8211; Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tmmd-sengkuyung-tahap-iii-2026-di-debong-kidul-kota-tegal-rampung-100-persen/">TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 di Debong Kidul Kota Tegal Rampung 100 Persen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL, LAMBEUMPRES.COM</strong> &#8211; Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, resmi ditutup pada Kamis (13/8/2026). Seluruh sasaran fisik utama berupa pemasangan saluran U-Ditch dan cover sepanjang 123 meter berhasil diselesaikan 100 persen.</p>
<p>‎Hadir dalam giat tersebut, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kota Tegal, dan tamu undangan.</p>
<p>‎TMMD Sengkuyung Tahap III tersebut dilaksanakan sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 sebagai upaya membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>‎Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap III, Kapten Inf Jamaluddin Abbas, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan saluran air dilakukan karena sebelumnya terdapat saluran yang belum permanen serta keterbatasan swadaya masyarakat.</p>
<p>‎Pembangunan tersebut menggunakan U-Ditch dan cover dengan ukuran panjang 1,20 meter, lebar 0,40 meter, dan tinggi 0,50 meter, dengan total panjang mencapai 123 meter.</p>
<p>‎Selain sasaran fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik, antara lain sosialisasi TMMD, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, pencegahan kenakalan remaja serta narkoba, penyuluhan keluarga berencana, kesehatan dan stunting, serta pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>‎Program tersebut didukung anggaran dari APBD Kota Tegal sebesar Rp231 juta dan APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp57.760.189, dengan total anggaran sekitar Rp288,76 juta.</p>
<p>‎Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0712 Letkol INF Rachmat Ferdiantono, disampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah.</p>
<p>‎“TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” merupakan tema TMMD tahun ini yang menegaskan pentingnya pembangunan wilayah sebagai fondasi pembangunan nasional.</p>
<p>‎Pangdam juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak sehingga berbagai sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan dengan baik. Hasil pembangunan yang telah diwujudkan diharapkan dapat dipelihara dan dirawat bersama agar memberikan manfaat dalam jangka panjang.</p>
<p>‎Sementara itu, Lurah Debong Kidul, Erni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD di wilayahnya.</p>
<p>‎“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan dengan lancar. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu masyarakat melalui kegiatan TMMD ini,” ujar Erni.</p>
<p>‎Ia berharap hasil pembangunan saluran tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi warga Kelurahan Debong Kidul serta dipelihara secara bersama-sama.</p>
<p>‎Dengan selesainya seluruh sasaran, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Kelurahan Debong Kidul secara resmi ditutup. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tmmd-sengkuyung-tahap-iii-2026-di-debong-kidul-kota-tegal-rampung-100-persen/">TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 di Debong Kidul Kota Tegal Rampung 100 Persen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/tmmd-sengkuyung-tahap-iii-2026-di-debong-kidul-kota-tegal-rampung-100-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Desa Bodas Pemalang Gotong Royong Bangun Jalan Usaha Tani, Manfaatkan Bebatuan dari Sungai Tembreh</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-bodas-pemalang-gotong-royong-bangun-jalan-usaha-tani-manfaatkan-bebatuan-dari-sungai-tembreh/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-bodas-pemalang-gotong-royong-bangun-jalan-usaha-tani-manfaatkan-bebatuan-dari-sungai-tembreh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2026 04:21:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bodas]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Usaha Tani]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Bakti]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Watukumpul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=604</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMALANG&#124;lambeumpres.com – Semangat gotong royong warga Desa Bodas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, patut diapresiasi. Secara...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-bodas-pemalang-gotong-royong-bangun-jalan-usaha-tani-manfaatkan-bebatuan-dari-sungai-tembreh/">Warga Desa Bodas Pemalang Gotong Royong Bangun Jalan Usaha Tani, Manfaatkan Bebatuan dari Sungai Tembreh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEMALANG|lambeumpres.com</strong> – Semangat gotong royong warga Desa Bodas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, patut diapresiasi. Secara swadaya, warga membangun jalan usaha tani untuk mempermudah akses menuju persawahan.</p>
<p>‎Uniknya, material batu diperoleh dari Sungai Tembreh yang berada di desa setempat. Warga, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu, bergotong royong mengambil dan melangsir batu secara estafet menuju lokasi pembangunan.</p>
<p>‎Kepala Desa Bodas, Kiarno, mengatakan kerja bakti dilakukan rutin setiap Jumat dan Minggu. Pembangunan tersebut dilakukan karena keterbatasan anggaran setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.</p>
<p>‎“Secara swadaya, warga bergotong royong. Warga yang memiliki sawah di sekitar Kadus empat,” kata Kiarno, Minggu (9/8/2026).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-606" title="Screenshot 20260809 111715" src="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot_20260809-111715.webp" alt="Screenshot 20260809 111715" width="1080" height="580" srcset="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot_20260809-111715.webp 1080w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot_20260809-111715-768x412.webp 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>‎Menurutnya, jalan usaha tani tersebut sangat dibutuhkan untuk memudahkan petani menuju sawah sekaligus membawa hasil pertanian.</p>
<p>‎Kiarno menyebut pemerintah desa Bodas juga telah beberapa kali mengajukan proposal, termasuk melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dan pihak lain, namun hingga kini belum terealisasi.</p>
<p>‎Ia berharap pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun DPRD dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di Desa Bodas.</p>
<p>‎Semangat warga yang rela bergotong royong membangun jalan secara mandiri menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong di pedesaan. Namun, kondisi tersebut juga diharapkan menjadi perhatian pemerintah agar pembangunan infrastruktur pertanian tidak sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-bodas-pemalang-gotong-royong-bangun-jalan-usaha-tani-manfaatkan-bebatuan-dari-sungai-tembreh/">Warga Desa Bodas Pemalang Gotong Royong Bangun Jalan Usaha Tani, Manfaatkan Bebatuan dari Sungai Tembreh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-bodas-pemalang-gotong-royong-bangun-jalan-usaha-tani-manfaatkan-bebatuan-dari-sungai-tembreh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Swadaya Warga Jadi Solusi Jalan Rusak di Pekalongan, Masyarakat Wringin Agung Doro Kumpulkan Rp30 Juta untuk Cor Jalan</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 02:51:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wringin Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Rusak Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Doro]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Jalan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=394</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN &#124; lambeumpres.com – Rasa kecewa terhadap kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun mendorong warga...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/">Swadaya Warga Jadi Solusi Jalan Rusak di Pekalongan, Masyarakat Wringin Agung Doro Kumpulkan Rp30 Juta untuk Cor Jalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN | lambeumpres.com</strong> – Rasa kecewa terhadap kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun mendorong warga Desa Wringin Agung, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, mengambil langkah nyata. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat bergotong royong mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp30 juta untuk memperbaiki akses jalan desa yang selama ini menjadi keluhan warga.</p>
<p>‎Aksi pengecoran jalan dilakukan pada Minggu (26/7/2026). Perbaikan difokuskan pada ruas jalan sepanjang sekitar 75 meter dengan lebar 3 meter. Seluruh pembiayaan berasal dari hasil iuran masyarakat, sementara proses pengerjaan dilakukan secara kerja bakti.</p>
<p>‎Koordinator kegiatan, Nashorin, mengatakan keputusan memperbaiki jalan secara mandiri diambil setelah melihat kondisi jalan yang semakin memprihatinkan dan belum juga mendapat penanganan.</p>
<p>‎Menurutnya, jalan yang rusak berdampak langsung terhadap aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, mobilitas masyarakat, hingga keselamatan pengguna jalan.</p>
<p>‎&#8221;Karena belum ada perbaikan dari dinas terkait, masyarakat berinisiatif bergotong royong mengumpulkan dana dan tenaga agar jalan ini bisa kembali layak dilalui. Ini murni hasil kebersamaan warga,&#8221; ujar Nashorin.</p>
<p>‎Ia menambahkan, semangat gotong royong terlihat dari antusiasme warga yang tidak hanya menyumbang dana, tetapi juga ikut bekerja dalam proses pengecoran. Kebersamaan tersebut menjadi modal utama untuk mengatasi persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.</p>
<p>‎Meski sebagian ruas jalan telah berhasil diperbaiki, warga mengakui pekerjaan tersebut belum menyelesaikan seluruh persoalan infrastruktur di wilayah mereka.</p>
<p>‎Salah seorang warga, Taufik, mengatakan masih terdapat sejumlah titik jalan rusak di Kecamatan Doro yang memerlukan perhatian pemerintah.</p>
<p>‎&#8221;Perbaikan ini baru sebagian kecil. Kami berharap pemerintah dapat melanjutkan pembangunan jalan yang masih rusak agar masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman,&#8221; katanya.</p>
<p>‎Warga berharap upaya swadaya yang mereka lakukan dapat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan yang hingga kini masih menghadapi persoalan jalan rusak.*(<em>sumber: Tribunbanyumas)</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/">Swadaya Warga Jadi Solusi Jalan Rusak di Pekalongan, Masyarakat Wringin Agung Doro Kumpulkan Rp30 Juta untuk Cor Jalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
