PEMALANG|lambeumpres.com – Semangat gotong royong warga Desa Bodas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, patut diapresiasi. Secara swadaya, warga membangun jalan usaha tani untuk mempermudah akses menuju persawahan.
Uniknya, material batu diperoleh dari Sungai Tembreh yang berada di desa setempat. Warga, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu, bergotong royong mengambil dan melangsir batu secara estafet menuju lokasi pembangunan.
Kepala Desa Bodas, Kiarno, mengatakan kerja bakti dilakukan rutin setiap Jumat dan Minggu. Pembangunan tersebut dilakukan karena keterbatasan anggaran setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.
“Secara swadaya, warga bergotong royong. Warga yang memiliki sawah di sekitar Kadus empat,” kata Kiarno, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, jalan usaha tani tersebut sangat dibutuhkan untuk memudahkan petani menuju sawah sekaligus membawa hasil pertanian.
Kiarno menyebut pemerintah desa Bodas juga telah beberapa kali mengajukan proposal, termasuk melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dan pihak lain, namun hingga kini belum terealisasi.
Ia berharap pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun DPRD dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di Desa Bodas.
Semangat warga yang rela bergotong royong membangun jalan secara mandiri menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong di pedesaan. Namun, kondisi tersebut juga diharapkan menjadi perhatian pemerintah agar pembangunan infrastruktur pertanian tidak sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat.(*)






