Arzaq Mufid Nurdiansyah Pimpin 73 Paskibraka Ampelgading dalam Pengibaran Bendera HUT ke-81 RI

IMG 20260819 054709
Oplus_131072

LAMBE UMPRES – PEMALANG – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, berlangsung khidmat dan lancar. Salah satu momen penting dalam upacara yang digelar di Lapangan Desa Blimbing, Senin (17/8/2026), adalah pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Keberhasilan prosesi tersebut tidak lepas dari kedisiplinan, kekompakan, serta kesiapan para personel Paskibraka. Sebanyak 73 personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab di hadapan peserta upacara dan masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Arzaq Mufid Nurdiansyah, siswa SMK Negeri 1 Ampelgading, dipercaya menjadi pemimpin pasukan. Ia memimpin 72 rekan lainnya untuk melaksanakan prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih.

Usai menjalankan tugas, Arzaq mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian pengibaran bendera dapat berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti.

«“Alhamdulillah, pelaksanaan pengibaran bendera berjalan dengan lancar. Kami bersyukur seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik,” ujar Arzaq.»

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan dan persiapan yang dilakukan secara intensif selama kurang lebih setengah bulan, sejak pertengahan Juni hingga pertengahan Agustus.

Persiapan tidak hanya berfokus pada latihan baris-berbaris. Para anggota Paskibraka juga menjalani pembinaan fisik dan mental agar mampu menjaga ketahanan, konsentrasi, kedisiplinan, serta kekompakan selama menjalankan tugas.

“Persiapan intensif dilakukan kurang lebih setengah bulan, terhitung sejak pertengahan Juni hingga pertengahan Agustus,” katanya.

Arzaq menuturkan, latihan yang cukup menguras tenaga justru menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan antaranggota. Setiap personel dituntut mampu mengikuti arahan dan menjalankan gerakan secara seragam.

Selain kesiapan fisik, kekuatan mental dan keberanian juga menjadi faktor penting. Menurut Arzaq, tampil di hadapan peserta upacara dan masyarakat memberikan tekanan tersendiri sehingga seluruh personel harus mampu menjaga fokus dan kepercayaan diri.

Sebagai pemimpin pasukan, Arzaq menyadari bahwa tugas yang diembannya bukan hanya soal keberhasilan prosesi pengibaran bendera. Ia bersama seluruh anggota juga membawa nama baik sekolah dan Kecamatan Ampelgading.

“Para pembina selalu mengingatkan bahwa kami tidak hanya membawa nama baik diri sendiri, tetapi juga menjaga nama baik sekolah dan kecamatan,” tegasnya.

Bagi Arzaq dan 72 anggota Paskibraka lainnya, tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI belum berakhir setelah pengibaran bendera pada pagi hari. Mereka masih harus mempersiapkan diri untuk melaksanakan tugas penurunan bendera pada sore harinya.

“Setelah pengibaran pagi ini, kami masih memiliki tugas penurunan bendera. Kami akan kembali memberikan yang terbaik dan menjalankan amanah ini sampai selesai,” pungkas Arzaq.

Keberhasilan 73 personel Paskibraka Kecamatan Ampelgading dalam menjalankan tugas menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab mereka menjadi cerminan nilai-nilai perjuangan yang terus diwariskan kepada generasi muda.(SKM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Iklan
error: Content is protected !!