<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengeroyokan siswa &#8211; Lambe Umpres</title>
	<atom:link href="https://lambeumpres.com/tag/pengeroyokan-siswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lambeumpres.com</link>
	<description>Buka Fakta - Bukan Gosip</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Aug 2026 05:50:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-IMG-20250729-WA0007-32x32.webp</url>
	<title>pengeroyokan siswa &#8211; Lambe Umpres</title>
	<link>https://lambeumpres.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 05:50:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kasus penganiayaan Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan siswa]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bendan]]></category>
		<category><![CDATA[siswa koma]]></category>
		<category><![CDATA[siswa SMPN 6 Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 6 Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[taekwondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=659</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap siswa kelas 9 SMPN 6 Kota Pekalongan berinisial...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/">Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap siswa kelas 9 SMPN 6 Kota Pekalongan berinisial AFF atau F (15) hingga mengalami koma mulai menemukan titik terang. Insiden tersebut diduga dipicu persoalan pergaulan dan asmara antarsiswa.</p>
<p>‎Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bendan, Kota Pekalongan, akibat luka serius yang dialaminya.</p>
<p>‎Perwakilan SMPN 6 Kota Pekalongan, Qurratiani, didampingi Kepala Sekolah Ikasari Dewi, membenarkan adanya insiden kekerasan tersebut saat ditemui di RSUD Bendan.</p>
<p>‎Menurut Qurratiani, berdasarkan klarifikasi awal sekolah, persoalan bermula dari hubungan pertemanan antara siswa dan lawan jenis yang kemudian berkembang menjadi perselisihan.</p>
<p>‎Korban diketahui memiliki teman dekat perempuan berinisial R. Namun, R disebut masih memiliki persoalan dengan mantan pacarnya yang duduk di kelas 8.</p>
<p>‎“Di situ biasa mungkin ada gejolak-gejolak rasa suka yang masih belum move on, yang satunya ingin memiliki,” ujar Qurratiani.</p>
<p>‎Persoalan tersebut kemudian berlanjut melalui komunikasi di media sosial. Dari komunikasi itu, muncul persoalan yang membuat salah satu siswa merasa terancam dan kemudian menceritakan hal tersebut kepada temannya.</p>
<p>‎Perselisihan yang awalnya terjadi melalui media sosial kemudian berujung pada kontak fisik antarsiswa di lingkungan sekolah saat jam istirahat.</p>
<p><strong>‎Sekolah Panggil Siswa dan Orang Tua</strong></p>
<p>‎Pihak sekolah mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari orang tua korban. Laporan disampaikan pada Kamis sore setelah F pulang sekolah dalam kondisi mengalami luka fisik.</p>
<p>‎“Dengan adanya laporan ini ada ananda bernama F yang kebetulan dipukul oleh temannya, dua temannya, di saat jam istirahat sekolah. Setelah pulang sekolah, orang tuanya mengonfirmasi ke kami dan ada luka fisik,” jelas Qurratiani.</p>
<p>‎Setelah menerima laporan, pihak SMPN 6 Pekalongan langsung memanggil siswa yang terlibat beserta orang tua atau wali mereka untuk dilakukan klarifikasi.</p>
<p>‎Qurratiani menegaskan, keselamatan dan kondisi korban menjadi prioritas utama sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga masih melakukan penelusuran untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan terjadinya kekerasan tersebut.</p>
<p>‎“Prioritas saat ini keselamatan anak. Yang kedua, ini tahapan kami adalah mengonfirmasi semua orang-orang atau anak-anak yang kebetulan menjadi trigger kejadian ini,” katanya.</p>
<p>‎Pihak sekolah juga telah mengundang siswa yang terlibat dalam perselisihan maupun siswa yang melakukan kontak fisik dengan korban bersama orang tua masing-masing.</p>
<p><strong>‎Salah Satu Terduga Pelaku Berprestasi di Bela Diri</strong></p>
<p>‎Dalam kasus tersebut, salah satu siswa yang diduga terlibat diketahui memiliki prestasi di bidang bela diri taekwondo.</p>
<p>‎“Ya kebetulan anak itu (pelaku) punya prestasi memang di bidang bela diri,” ungkap Qurratiani.</p>
<p>‎Meski demikian, pihak sekolah masih melakukan klarifikasi terhadap seluruh siswa yang terlibat untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.</p>
<p>‎Hingga kini, F masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bendan Pekalongan. Pihak sekolah menyatakan akan terus memantau kondisi korban serta melakukan penanganan terhadap persoalan antarsiswa tersebut sesuai prosedur sekolah.</p>
<p>Sumber: detik.com</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/">Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
