<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>berita Pekalongan &#8211; Lambe Umpres</title>
	<atom:link href="https://lambeumpres.com/tag/berita-pekalongan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lambeumpres.com</link>
	<description>Buka Fakta - Bukan Gosip</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Aug 2026 17:05:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-IMG-20250729-WA0007-32x32.webp</url>
	<title>berita Pekalongan &#8211; Lambe Umpres</title>
	<link>https://lambeumpres.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Toko di Jetakkidul Pekalongan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/toko-di-jetakkidul-pekalongan-terbakar-kerugian-ditaksir-rp100-juta/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/toko-di-jetakkidul-pekalongan-terbakar-kerugian-ditaksir-rp100-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 17:05:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Jetakkidul Wonopringgo]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran Jetakkidul]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran toko]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran Wonopringgo]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[toko terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=784</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, Lambeumpres.com – Sebuah toko milik warga di Desa Jetakkidul, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, terbakar...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/toko-di-jetakkidul-pekalongan-terbakar-kerugian-ditaksir-rp100-juta/">Toko di Jetakkidul Pekalongan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, Lambeumpres.com</strong> – Sebuah toko milik warga di Desa Jetakkidul, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, terbakar pada Senin (24/8/2026) pagi. Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah barang dagangan dan peralatan yang berada di dalam toko.</p>
<p>‎Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.</p>
<p>‎Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, S.H., membenarkan adanya kebakaran tersebut.</p>
<p>‎“Benar, telah terjadi kebakaran pada sebuah toko milik warga yang berlokasi di Desa Jetakkidul, Kecamatan Wonopringgo,” ujar Suwarti saat dikonfirmasi.</p>
<p>‎Menurut Suwarti, petugas Polsek Wonopringgo langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan terkait kebakaran tersebut.</p>
<p>‎Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelumnya, pemilik toko meninggalkan rumah sekitar pukul 08.30 WIB untuk pergi ke Pasar Wonopringgo. Saat ditinggalkan, toko dalam kondisi tertutup dan terkunci dari dalam.</p>
<p>‎Pemilik juga meninggalkan seorang anggota keluarganya di rumah yang berada tepat di belakang toko. Rumah tersebut diketahui memiliki akses menuju bagian dalam toko.</p>
<p>‎Sekitar pukul 09.30 WIB, seorang warga yang berada di poskamling di depan toko mendengar suara seperti letupan yang diduga berasal dari kabel listrik di sekitar lokasi.</p>
<p>‎Tidak lama berselang, warga melihat kepulan asap pekat keluar dari dalam toko. Warga kemudian berupaya masuk melalui rumah yang berada di belakang toko dengan cara membuka paksa bagian akses menuju toko.</p>
<p>‎Setelah berhasil masuk, warga mendapati api sudah membesar dan membakar barang dagangan serta sejumlah peralatan toko.</p>
<p>‎Warga kemudian berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran.</p>
<p>‎Sekitar pukul 10.30 WIB, pemilik toko bersama anggota keluarganya tiba di rumah. Saat itu, sejumlah warga dan mobil pemadam kebakaran sudah berada di depan toko.</p>
<p>‎Pemilik baru mengetahui tokonya terbakar setelah tiba di lokasi dan kemudian menghubungi Polsek Wonopringgo.</p>
<p>‎Petugas Polsek Wonopringgo yang berada di lokasi selanjutnya melakukan pemeriksaan awal serta berkoordinasi dengan petugas PLN untuk memastikan jaringan listrik di sekitar lokasi dalam kondisi aman.</p>
<p>‎Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, kebakaran diduga bermula ketika seorang anggota keluarga pemilik toko membakar sampah di dalam toko.</p>
<p>‎Api kemudian diduga merambat ke barang dagangan dan peralatan yang berada di dalam toko hingga menyebabkan kebakaran.</p>
<p>‎“Untuk penyebab kebakaran masih berdasarkan dugaan awal dari keterangan yang diperoleh di lokasi. Petugas telah melakukan pengecekan dan olah TKP awal serta berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan keamanan di lokasi,” jelas Suwarti.</p>
<p>‎Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang dagangan dan peralatan toko mengalami kerusakan. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.</p>
<p>‎Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian kebakaran toko di Desa Jetakkidul tersebut.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/toko-di-jetakkidul-pekalongan-terbakar-kerugian-ditaksir-rp100-juta/">Toko di Jetakkidul Pekalongan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/toko-di-jetakkidul-pekalongan-terbakar-kerugian-ditaksir-rp100-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Padati Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Sragi Pekalongan, Doorprize Motor Jadi Daya Tarik</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/ribuan-warga-padati-jalan-sehat-hut-ke-81-ri-di-sragi-pekalongan-doorprize-motor-jadi-daya-tarik/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/ribuan-warga-padati-jalan-sehat-hut-ke-81-ri-di-sragi-pekalongan-doorprize-motor-jadi-daya-tarik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 05:42:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-81 RI]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Sehat Sragi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sragi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Sragi Peduli]]></category>
		<category><![CDATA[PSP]]></category>
		<category><![CDATA[Slamet Rianto]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=759</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM — Ribuan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Minggu (23/8/2026), untuk...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/ribuan-warga-padati-jalan-sehat-hut-ke-81-ri-di-sragi-pekalongan-doorprize-motor-jadi-daya-tarik/">Ribuan Warga Padati Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Sragi Pekalongan, Doorprize Motor Jadi Daya Tarik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> — Ribuan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Minggu (23/8/2026), untuk mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.</p>
<p>‎Kegiatan yang digelar oleh Pemuda Sragi Peduli (PSP) tersebut berlangsung meriah sejak pagi. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang datang bersama keluarga untuk mengikuti jalan sehat sekaligus menikmati rangkaian hiburan rakyat.</p>
<p>‎Selain jalan sehat, panitia juga menyiapkan panggung hiburan yang menampilkan berbagai pertunjukan untuk masyarakat. Puluhan stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meramaikan kegiatan, sehingga warga tidak hanya berolahraga, tetapi juga dapat menikmati beragam produk dan kuliner lokal.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-761" title="IMG 20260823 111257 871" src="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111257_871-scaled.webp" alt="IMG 20260823 111257 871" width="2560" height="1440" srcset="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111257_871-scaled.webp 2560w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111257_871-400x225.webp 400w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111257_871-768x432.webp 768w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111257_871-1536x864.webp 1536w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111257_871-2048x1152.webp 2048w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111257_871-250x140.webp 250w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>‎Salah satu daya tarik utama acara adalah hadiah doorprize yang disediakan panitia. Sejumlah hadiah menarik dibagikan kepada peserta, dengan hadiah utama berupa sepeda motor, sepeda listrik, serta berbagai hadiah lainnya.</p>
<p>‎Ketua Pemuda Sragi Peduli sekaligus Ketua Panitia, Ari Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi pemuda dalam memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Sragi.</p>
<p>‎&#8221;Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Jalan sehat ini bukan hanya untuk memperingati Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat rasa persatuan warga Sragi,&#8221; kata Ari.</p>
<p>‎Menurutnya, keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung ekonomi masyarakat lokal.</p>
<p>‎&#8221;Kami sengaja menyediakan stan UMKM agar pelaku usaha lokal bisa ikut merasakan manfaat dari kegiatan ini. Harapannya, acara seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-762" title="IMG 20260823 111354 466" src="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111354_466-scaled.webp" alt="IMG 20260823 111354 466" width="2560" height="1440" srcset="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111354_466-scaled.webp 2560w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111354_466-400x225.webp 400w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111354_466-768x432.webp 768w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111354_466-1536x864.webp 1536w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111354_466-2048x1152.webp 2048w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260823_111354_466-250x140.webp 250w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>‎Sementara itu, Camat Sragi Slamet Rianto mengapresiasi inisiatif Pemuda Sragi Peduli yang telah menggelar kegiatan dengan melibatkan masyarakat secara luas.</p>
<p>‎Ia menilai tingginya antusiasme warga menunjukkan semangat kebersamaan dan nasionalisme masyarakat Sragi masih terjaga dengan baik.</p>
<p>‎&#8221;Saya mengapresiasi teman-teman PSP yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ribuan warga yang hadir menunjukkan bahwa semangat memperingati Hari Kemerdekaan masih sangat kuat di tengah masyarakat,&#8221; tutur Slamet Rianto.</p>
<p>‎Ia berharap kegiatan positif seperti jalan sehat dan hiburan rakyat dapat terus dilaksanakan pada momentum-momentum penting sebagai sarana mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah kecamatan, dan para pemuda.</p>
<p>‎Acara berlangsung tertib dan meriah hingga pengundian hadiah doorprize. Warga yang hadir tampak antusias menantikan pengumuman pemenang hadiah utama, sekaligus menikmati hiburan dan mengunjungi stan-stan UMKM yang tersedia di lokasi.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/ribuan-warga-padati-jalan-sehat-hut-ke-81-ri-di-sragi-pekalongan-doorprize-motor-jadi-daya-tarik/">Ribuan Warga Padati Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Sragi Pekalongan, Doorprize Motor Jadi Daya Tarik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/ribuan-warga-padati-jalan-sehat-hut-ke-81-ri-di-sragi-pekalongan-doorprize-motor-jadi-daya-tarik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Kunjung Keluar dari Kamar Mandi, Pria di Kesesi Pekalongan Ditemukan Tewas Gantung Diri</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:30:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[TNI POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Brondong]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Brondong]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[kabar Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesesi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[peristiwa Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=740</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Pagi yang semula berjalan seperti biasa berubah menjadi duka bagi keluarga K...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/">Tak Kunjung Keluar dari Kamar Mandi, Pria di Kesesi Pekalongan Ditemukan Tewas Gantung Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Pagi yang semula berjalan seperti biasa berubah menjadi duka bagi keluarga K (53), warga Dusun Brondong, Desa Brondong, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Pria tersebut ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya pada Jumat (21/8/2026) pagi.</p>
<p>‎Korban pertama kali ditemukan keluarganya sekitar pukul 06.00 WIB. Keluarga mulai merasa khawatir setelah korban yang sebelumnya masuk ke kamar mandi tidak kunjung keluar.</p>
<p>‎Sebelum kejadian, korban sempat membantu istrinya mempersiapkan kebutuhan untuk berjualan. Sekitar pukul 05.40 WIB, korban diketahui memukul es balok. Setelah selesai membantu, korban kemudian berpamitan untuk masuk ke kamar mandi.</p>
<p>‎Namun, lebih dari 15 menit berlalu, korban belum juga keluar. Istrinya kemudian menghampiri pintu kamar mandi dan memanggil korban.</p>
<p>‎Tidak mendapat jawaban, sang istri berusaha membuka pintu. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung.</p>
<p>‎Teriakan histeris tersebut kemudian mengundang perhatian dua anggota keluarga lainnya, yakni A (29) dan M (26). Keduanya segera memberikan pertolongan dengan memotong tali dan menurunkan tubuh korban ke ruang tamu.</p>
<p>‎Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban diketahui sudah meninggal dunia.</p>
<p>‎Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Kesesi. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.</p>
<p>‎Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H. mengatakan, Polsek Kesesi bersama Pamatpa Polres Pekalongan dan Unit Inafis Satreskrim Polres Pekalongan langsung mengamankan lokasi kejadian setelah menerima laporan.</p>
<p>‎“Polsek Kesesi bersama Pamatpa Polres Pekalongan dan Unit Inafis Satreskrim Polres Pekalongan langsung mendatangi dan mengamankan TKP sesaat setelah menerima laporan dari warga pagi itu,” ujar Iptu Suwarti saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>‎Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tenaga medis dari Puskesmas Kesesi II. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap jenazah korban.</p>
<p>‎Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Pada tubuh korban hanya ditemukan luka lecet pada bagian kiri leher yang merupakan bekas jeratan tali.</p>
<p>‎Petugas juga menemukan ciri-ciri medis yang sesuai dengan kasus kematian akibat gantung diri.</p>
<p>‎“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya unsur pidana atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kejadian ini murni gantung diri,” terang Iptu Suwarti.</p>
<p>‎Menurut keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sedang menjalani pengobatan untuk diagnosis schizophrenia.</p>
<p>‎Pihak keluarga, kata polisi, telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.</p>
<p>‎Setelah seluruh proses pemeriksaan dan olah TKP selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/">Tak Kunjung Keluar dari Kamar Mandi, Pria di Kesesi Pekalongan Ditemukan Tewas Gantung Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Truk Pengangkut Semen Terperosok ke Tebing 10 Meter di Kandangserang Pekalongan</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 06:12:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Tajur]]></category>
		<category><![CDATA[Karangasem Kandangserang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan Kandangserang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan tunggal Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[truk terperosok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=729</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Tajur, Dukuh Karangasem, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/">Truk Pengangkut Semen Terperosok ke Tebing 10 Meter di Kandangserang Pekalongan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Tajur, Dukuh Karangasem, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026) sore. Sebuah truk pengangkut semen bernomor polisi W-8445-UD terperosok ke tebing dengan kedalaman sekitar 10 meter.</p>
<p>‎Kapolsek Kandangserang Iptu Tamerin mengatakan, kecelakaan tersebut diketahui sekitar pukul 16.20 WIB. Setelah menerima laporan, personel Polsek Kandangserang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memastikan kondisi korban.</p>
<p>‎“Anggota langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban dan mengamankan TKP. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kandangserang untuk mendapatkan penanganan pertama,” ujar Tamerin.</p>
<p>‎Dalam penanganan awal, tiga personel Polsek Kandangserang diterjunkan ke lokasi, yakni Aipda Lukman, Bripka Prayuda Iskandar, dan Bripka Sugito.</p>
<p>‎Dua orang yang berada di dalam truk diketahui bernama Muhammad Khoerudin (39) dan Marko (37). Keduanya kemudian dibawa ke Puskesmas Kandangserang untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.</p>
<p>‎Setelah penanganan awal dilakukan, petugas Polsek Kandangserang berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Pekalongan. Petugas kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan kecelakaan lebih lanjut.</p>
<p><strong>‎Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki</strong></p>
<p>‎Tamerin menyebutkan, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh petugas Unit Laka Lantas Polres Pekalongan.</p>
<p>‎“Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan pemeriksaan petugas laka,” katanya.</p>
<p>‎Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan serta memastikan proses penanganan kendaraan yang terperosok berlangsung aman.</p>
<p>‎Tamerin mengimbau para pengendara yang melintas di Jalan Raya Tajur, khususnya wilayah Kandangserang, agar meningkatkan kewaspadaan.</p>
<p>‎“Kami mengimbau pengendara yang melintas di jalur tersebut agar lebih berhati-hati, terutama karena kondisi jalan di wilayah Kandangserang memiliki kontur dan medan yang cukup menantang,” ujarnya.</p>
<p>‎Hingga penanganan dilakukan, petugas Unit Laka Lantas Polres Pekalongan masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/">Truk Pengangkut Semen Terperosok ke Tebing 10 Meter di Kandangserang Pekalongan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 05:50:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kasus penganiayaan Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan siswa]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bendan]]></category>
		<category><![CDATA[siswa koma]]></category>
		<category><![CDATA[siswa SMPN 6 Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 6 Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[taekwondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=659</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap siswa kelas 9 SMPN 6 Kota Pekalongan berinisial...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/">Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap siswa kelas 9 SMPN 6 Kota Pekalongan berinisial AFF atau F (15) hingga mengalami koma mulai menemukan titik terang. Insiden tersebut diduga dipicu persoalan pergaulan dan asmara antarsiswa.</p>
<p>‎Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bendan, Kota Pekalongan, akibat luka serius yang dialaminya.</p>
<p>‎Perwakilan SMPN 6 Kota Pekalongan, Qurratiani, didampingi Kepala Sekolah Ikasari Dewi, membenarkan adanya insiden kekerasan tersebut saat ditemui di RSUD Bendan.</p>
<p>‎Menurut Qurratiani, berdasarkan klarifikasi awal sekolah, persoalan bermula dari hubungan pertemanan antara siswa dan lawan jenis yang kemudian berkembang menjadi perselisihan.</p>
<p>‎Korban diketahui memiliki teman dekat perempuan berinisial R. Namun, R disebut masih memiliki persoalan dengan mantan pacarnya yang duduk di kelas 8.</p>
<p>‎“Di situ biasa mungkin ada gejolak-gejolak rasa suka yang masih belum move on, yang satunya ingin memiliki,” ujar Qurratiani.</p>
<p>‎Persoalan tersebut kemudian berlanjut melalui komunikasi di media sosial. Dari komunikasi itu, muncul persoalan yang membuat salah satu siswa merasa terancam dan kemudian menceritakan hal tersebut kepada temannya.</p>
<p>‎Perselisihan yang awalnya terjadi melalui media sosial kemudian berujung pada kontak fisik antarsiswa di lingkungan sekolah saat jam istirahat.</p>
<p><strong>‎Sekolah Panggil Siswa dan Orang Tua</strong></p>
<p>‎Pihak sekolah mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari orang tua korban. Laporan disampaikan pada Kamis sore setelah F pulang sekolah dalam kondisi mengalami luka fisik.</p>
<p>‎“Dengan adanya laporan ini ada ananda bernama F yang kebetulan dipukul oleh temannya, dua temannya, di saat jam istirahat sekolah. Setelah pulang sekolah, orang tuanya mengonfirmasi ke kami dan ada luka fisik,” jelas Qurratiani.</p>
<p>‎Setelah menerima laporan, pihak SMPN 6 Pekalongan langsung memanggil siswa yang terlibat beserta orang tua atau wali mereka untuk dilakukan klarifikasi.</p>
<p>‎Qurratiani menegaskan, keselamatan dan kondisi korban menjadi prioritas utama sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga masih melakukan penelusuran untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan terjadinya kekerasan tersebut.</p>
<p>‎“Prioritas saat ini keselamatan anak. Yang kedua, ini tahapan kami adalah mengonfirmasi semua orang-orang atau anak-anak yang kebetulan menjadi trigger kejadian ini,” katanya.</p>
<p>‎Pihak sekolah juga telah mengundang siswa yang terlibat dalam perselisihan maupun siswa yang melakukan kontak fisik dengan korban bersama orang tua masing-masing.</p>
<p><strong>‎Salah Satu Terduga Pelaku Berprestasi di Bela Diri</strong></p>
<p>‎Dalam kasus tersebut, salah satu siswa yang diduga terlibat diketahui memiliki prestasi di bidang bela diri taekwondo.</p>
<p>‎“Ya kebetulan anak itu (pelaku) punya prestasi memang di bidang bela diri,” ungkap Qurratiani.</p>
<p>‎Meski demikian, pihak sekolah masih melakukan klarifikasi terhadap seluruh siswa yang terlibat untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.</p>
<p>‎Hingga kini, F masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bendan Pekalongan. Pihak sekolah menyatakan akan terus memantau kondisi korban serta melakukan penanganan terhadap persoalan antarsiswa tersebut sesuai prosedur sekolah.</p>
<p>Sumber: detik.com</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/">Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiang WiFi Roboh Menutup Rel di Sragi Pekalongan, Perjalanan Kereta Tertahan 30 Menit</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 15:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Rel]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabel WiFi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Api]]></category>
		<category><![CDATA[Perlintasan Kereta]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Sragi]]></category>
		<category><![CDATA[Tiang WiFi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=600</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN&#124;lambeumpres.com – Perjalanan kereta api di wilayah Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sempat mengalami...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/">Tiang WiFi Roboh Menutup Rel di Sragi Pekalongan, Perjalanan Kereta Tertahan 30 Menit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN|lambeumpres.com</strong> – Perjalanan kereta api di wilayah Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sempat mengalami hambatan setelah sebuah tiang jaringan kabel WiFi roboh dan masuk ke jalur rel, Jumat (7/8/2026) siang.</p>
<p>‎Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.10 WIB di perlintasan kereta api sebidang Sragi. Tiang besi berikut kabel jaringan dilaporkan melintang di jalur rel sehingga berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.</p>
<p>‎Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H. menjelaskan, kejadian bermula ketika teknisi jaringan WiFi tengah melakukan pekerjaan perbaikan di sekitar lokasi.</p>
<p>‎Saat proses pengerjaan berlangsung, bentangan kabel di sisi utara diturunkan. Kondisi tersebut kemudian menarik tiang jaringan ke arah selatan hingga akhirnya roboh dan masuk ke jalur rel.</p>
<p>‎“Tiang tersebut kemudian roboh dan masuk ke jalur rel kereta api. Kami langsung berkoordinasi dengan petugas keselamatan kereta api untuk memastikan jalur segera dapat diamankan,” ujar AKP Turkhan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-602" title="IMG 20260808 WA0031" src="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0031.webp" alt="IMG 20260808 WA0031" width="1600" height="1200" srcset="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0031.webp 1600w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0031-768x576.webp 768w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0031-1536x1152.webp 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>‎Mengetahui kejadian tersebut, petugas bersama pihak terkait segera melakukan evakuasi. Kabel yang melintang di jalur rel dibersihkan, sementara tiang besi yang roboh dipindahkan dari area perlintasan.</p>
<p>‎Penanganan dilakukan dengan cepat untuk memastikan jalur kembali aman sebelum perjalanan kereta api dilanjutkan.</p>
<p>‎Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta api dari arah timur menuju barat sempat tertahan sekitar 30 menit. Gangguan juga berdampak terhadap arus lalu lintas kendaraan di sekitar perlintasan sebidang Sragi.</p>
<p>‎Kendaraan yang hendak melintas sempat mengalami antrean hingga proses evakuasi tiang dan kabel selesai dilakukan.</p>
<p>‎Setelah seluruh material jaringan berhasil disingkirkan dari jalur rel, kondisi dinyatakan aman. Perjalanan kereta api kemudian kembali normal dan arus kendaraan di sekitar lokasi berangsur lancar.</p>
<p>‎Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga robohnya tiang jaringan tersebut berkaitan dengan kelalaian saat proses pengerjaan perbaikan kabel WiFi.</p>
<p>‎Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.</p>
<p>‎Polsek Sragi mengingatkan para teknisi jaringan dan pihak lain yang melakukan pekerjaan di sekitar jalur kereta api agar selalu mengutamakan aspek keselamatan. Aktivitas pekerjaan tidak boleh sampai mengganggu maupun membahayakan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.</p>
<p>‎“Keselamatan harus menjadi prioritas. Setiap pekerjaan yang berada di sekitar jalur rel harus dilakukan dengan memperhatikan keamanan, sehingga tidak membahayakan perjalanan kereta maupun masyarakat pengguna jalan,” tegas Turkhan.</p>
<p>‎Dengan kembali dievakuasinya tiang dan kabel dari jalur rel, aktivitas perjalanan kereta api di wilayah Sragi, Kabupaten Pekalongan, kembali berjalan normal.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/">Tiang WiFi Roboh Menutup Rel di Sragi Pekalongan, Perjalanan Kereta Tertahan 30 Menit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengurus Paguyuban Barakuda Dikukuhkan, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan: Jangan Pernah Jadi Preman</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 02:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Munir]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Dwi Yuswanto]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[JawaTengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungwuni]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Lambe Umpres]]></category>
		<category><![CDATA[Nunung Dwi Nugroho]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyuban Barakuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=519</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN&#124;lambeumpres.com – Kepengurusan Paguyuban Barisan Rakyat Kedungwuni Damai (Barakuda) resmi dikukuhkan di Aula Kecamatan Kedungwuni,...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/">Pengurus Paguyuban Barakuda Dikukuhkan, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan: Jangan Pernah Jadi Preman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN|lambeumpres.com</strong> – Kepengurusan Paguyuban Barisan Rakyat Kedungwuni Damai (Barakuda) resmi dikukuhkan di Aula Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (1/8/2026) malam.</p>
<p>‎Pengukuhan tersebut menjadi tonggak awal organisasi dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kedungwuni.</p>
<p>‎Acara pengukuhan dihadiri sekitar 140 anggota Barakuda. Turut hadir Camat Kedungwuni Bambang Dwi Yuswanto, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Fatkhiana Dewi, perwakilan Satpol PP, serta jajaran Polres Pekalongan.</p>
<p>‎Ketua Umum Barakuda, Nunung Dwi Nugroho, mengatakan organisasi yang dipimpinnya ingin menjadi wadah yang membawa manfaat bagi masyarakat. Ia berharap Barakuda mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan baik.</p>
<p>‎&#8221;Harapan kami, masyarakat mau ikut membantu maupun memberikan masukan supaya kami bisa menjalankan tugas yang diamanahkan dengan baik. Dalam waktu dekat kami juga akan mengadakan berbagai perlombaan untuk anak-anak dalam rangka memeriahkan bulan Agustus,&#8221; kata Nunung.</p>
<p>‎Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar tetap menjaga kekompakan dan selalu berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.</p>
<p>‎Sementara itu, Camat Kedungwuni Bambang Dwi Yuswanto mengapresiasi kehadiran Barakuda yang selama ini dinilai aktif membantu berbagai kegiatan di wilayah Kecamatan Kedungwuni.</p>
<p>‎&#8221;Semoga pengukuhan ini semakin menyemangati rekan-rekan Barakuda untuk berkontribusi memberikan yang terbaik demi menciptakan suasana damai dan kondusif di Kedungwuni. Selama ini perannya sudah terlihat, mulai dari membantu menambal jalan rusak, penertiban pedagang hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>‎Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir menyampaikan pesan tegas kepada seluruh anggota Barakuda. Menurutnya, organisasi tersebut harus menjadi wadah persatuan yang mengedepankan kepentingan masyarakat.</p>
<p>‎&#8221;Ini adalah pertemuan para aktivis Kedungwuni dari berbagai latar belakang yang memiliki tujuan membangun Kedungwuni menjadi damai, sejahtera, indah, dan bersih. Jagalah nama baik organisasi, berjuanglah dengan ikhlas demi persatuan masyarakat, dan satu hal yang paling penting, jangan pernah menjadi preman,&#8221; tegas Abdul Munir.</p>
<p>‎Dengan dikukuhkannya Barakuda, diharapkan organisasi tersebut dapat terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung pembangunan di Kecamatan Kedungwuni.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/">Pengurus Paguyuban Barakuda Dikukuhkan, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan: Jangan Pernah Jadi Preman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Sampah di Belakang Stadion Widya Manggala Kedungwuni Berhasil Dipadamkan, Berawal dari Laporan Call Center 110</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/07/kebakaran-sampah-di-belakang-stadion-widya-manggala-kedungwuni-berhasil-dipadamkan-berawal-dari-laporan-call-center-110/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/07/kebakaran-sampah-di-belakang-stadion-widya-manggala-kedungwuni-berhasil-dipadamkan-berawal-dari-laporan-call-center-110/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2026 01:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Call Center 110]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Kedungwuni]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungwuni Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Darurat Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Podo Lor]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Respons Cepat Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Widya Manggala]]></category>
		<category><![CDATA[Yan Pol 110]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=516</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN&#124;lambeumpres.com – Layanan darurat Call Center Yan Pol 110 kembali membuktikan fungsinya dalam merespons cepat...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/07/kebakaran-sampah-di-belakang-stadion-widya-manggala-kedungwuni-berhasil-dipadamkan-berawal-dari-laporan-call-center-110/">Kebakaran Sampah di Belakang Stadion Widya Manggala Kedungwuni Berhasil Dipadamkan, Berawal dari Laporan Call Center 110</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PEKALONGAN|lambeumpres.com – Layanan darurat Call Center Yan Pol 110 kembali membuktikan fungsinya dalam merespons cepat laporan masyarakat. Sebuah kebakaran sampah yang terjadi di belakang Stadion Widya Manggala, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Kamis (30/7/2026) malam, berhasil ditangani berkat koordinasi cepat antara Polres Pekalongan, Polsek Kedungwuni, dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan.</p>
<p>‎Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga melalui layanan Yan Pol 110. Dalam laporannya, warga menginformasikan adanya kobaran api yang membakar tumpukan sampah di kawasan Podo Lor, Kelurahan Kedungwuni Barat.</p>
<p>‎Menindaklanjuti laporan itu, operator Call Center 110 segera meneruskan informasi kepada personel di lapangan. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dengan melibatkan piket Polsek Kedungwuni serta berkoordinasi dengan petugas Damkar Kabupaten Pekalongan.</p>
<p>‎Sesampainya di lokasi, petugas gabungan langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar agar api tidak merambat ke lokasi lain. Berkat penanganan yang cepat, kobaran api berhasil dipadamkan.</p>
<p>‎Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center Yan Pol 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sesuai prosedur.</p>
<p>‎&#8221;Setiap informasi yang masuk melalui Call Center 110 langsung kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Dalam kejadian ini, operator segera meneruskan laporan kepada personel di lapangan untuk berkoordinasi dengan Polsek Kedungwuni dan petugas pemadam kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi,&#8221; kata Ipda Warsito, Jumat (31/7/2026).</p>
<p>‎Ia menambahkan, layanan Yan Pol 110 merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai situasi darurat maupun gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan segera.</p>
<p>‎Polres Pekalongan memastikan akan terus mengoptimalkan layanan tersebut agar masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Pekalongan.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/07/kebakaran-sampah-di-belakang-stadion-widya-manggala-kedungwuni-berhasil-dipadamkan-berawal-dari-laporan-call-center-110/">Kebakaran Sampah di Belakang Stadion Widya Manggala Kedungwuni Berhasil Dipadamkan, Berawal dari Laporan Call Center 110</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/07/kebakaran-sampah-di-belakang-stadion-widya-manggala-kedungwuni-berhasil-dipadamkan-berawal-dari-laporan-call-center-110/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perangkat Desa Kalipancur Ditemukan Meninggal di Sawah Bojong Pekalongan, Polisi Selidiki Penyebab Kematian</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/07/perangkat-desa-kalipancur-ditemukan-meninggal-di-sawah-bojong-pekalongan-polisi-selidiki-penyebab-kematian/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/07/perangkat-desa-kalipancur-ditemukan-meninggal-di-sawah-bojong-pekalongan-polisi-selidiki-penyebab-kematian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 07:35:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Fauzi Surya Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[Autopsi]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Bojong]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kalipancur]]></category>
		<category><![CDATA[Lambe Umpres]]></category>
		<category><![CDATA[Olah TKP]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Rusyanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=399</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN&#124;lambeumpres.com – Warga Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/07/perangkat-desa-kalipancur-ditemukan-meninggal-di-sawah-bojong-pekalongan-polisi-selidiki-penyebab-kematian/">Perangkat Desa Kalipancur Ditemukan Meninggal di Sawah Bojong Pekalongan, Polisi Selidiki Penyebab Kematian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN|lambeumpres.com</strong> – Warga Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di area persawahan belakang SD Negeri 01 Kalipancur, Selasa (28/7/2026) pagi. Korban diketahui bernama Rusyanto (57), yang merupakan perangkat Desa Kalipancur.</p>
<p>‎Korban ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB. Penemuan tersebut bermula saat seorang warga, Surajak (60), hendak mengecek sawah miliknya yang baru dialiri air pada malam sebelumnya. Ketika tiba di petak tengah sawah, ia melihat bagian tubuh yang diduga merupakan kaki manusia.</p>
<p>‎Terkejut dengan temuan itu, Surajak segera memanggil warga sekitar dan melaporkannya kepada Kepala Desa Kalipancur. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.</p>
<p>‎Mendapat laporan dari masyarakat, personel Unit Samapta, Tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan, serta anggota Polsek Bojong langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-401" title="IMG 20260728 WA0014" src="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260728-WA0014.webp" alt="IMG 20260728 WA0014" width="1200" height="1011" srcset="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260728-WA0014.webp 1200w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260728-WA0014-768x647.webp 768w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>‎Polisi juga berkoordinasi dengan Puskesmas Bojong dan PMI untuk mengevakuasi jenazah. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Kraton guna menjalani autopsi sebagai bagian dari penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.</p>
<p>‎Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi Surya Chandra mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan penemuan mayat tersebut.</p>
<p>‎&#8221;Pagi ini kami menerima informasi adanya penemuan seorang laki-laki di area sawah belakang SD. Berdasarkan keterangan sementara dari para saksi, korban diketahui pada sore sebelumnya berada di lokasi untuk menjaga perangkap belut miliknya. Saat ini kami masih mendalami apakah terdapat keterkaitan dengan dugaan tindak pidana atau penyebab lainnya,&#8221; ujar AKP Fauzi.</p>
<p>‎Dalam proses olah TKP, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya batang celurit tanpa mata pisau dan sebuah batu yang akan dijadikan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.</p>
<p>‎AKP Fauzi menegaskan, hingga saat ini penyebab kematian korban belum dapat dipastikan karena kondisi jasad saat ditemukan sebagian besar tertutup lumpur sawah.</p>
<p>‎&#8221;Kami telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Kraton untuk dilakukan autopsi. Saat ini penyebab kematian korban masih dalam proses penyelidikan, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak kepolisian,&#8221; tegasnya.</p>
<p>‎Ia menjelaskan, pemeriksaan awal di lokasi sangat terbatas karena posisi korban ditemukan terlentang dengan sebagian besar tubuh tertutup lumpur. Oleh sebab itu, hasil autopsi akan menjadi dasar utama dalam mengungkap penyebab kematian secara ilmiah.</p>
<p>‎Hingga berita ini ditulis, Satreskrim Polres Pekalongan bersama Polsek Bojong masih terus mengumpulkan keterangan para saksi serta mendalami barang bukti yang ditemukan di lokasi. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian.*</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/07/perangkat-desa-kalipancur-ditemukan-meninggal-di-sawah-bojong-pekalongan-polisi-selidiki-penyebab-kematian/">Perangkat Desa Kalipancur Ditemukan Meninggal di Sawah Bojong Pekalongan, Polisi Selidiki Penyebab Kematian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/07/perangkat-desa-kalipancur-ditemukan-meninggal-di-sawah-bojong-pekalongan-polisi-selidiki-penyebab-kematian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Swadaya Warga Jadi Solusi Jalan Rusak di Pekalongan, Masyarakat Wringin Agung Doro Kumpulkan Rp30 Juta untuk Cor Jalan</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 02:51:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wringin Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Rusak Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Doro]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Jalan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=394</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN &#124; lambeumpres.com – Rasa kecewa terhadap kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun mendorong warga...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/">Swadaya Warga Jadi Solusi Jalan Rusak di Pekalongan, Masyarakat Wringin Agung Doro Kumpulkan Rp30 Juta untuk Cor Jalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN | lambeumpres.com</strong> – Rasa kecewa terhadap kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun mendorong warga Desa Wringin Agung, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, mengambil langkah nyata. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat bergotong royong mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp30 juta untuk memperbaiki akses jalan desa yang selama ini menjadi keluhan warga.</p>
<p>‎Aksi pengecoran jalan dilakukan pada Minggu (26/7/2026). Perbaikan difokuskan pada ruas jalan sepanjang sekitar 75 meter dengan lebar 3 meter. Seluruh pembiayaan berasal dari hasil iuran masyarakat, sementara proses pengerjaan dilakukan secara kerja bakti.</p>
<p>‎Koordinator kegiatan, Nashorin, mengatakan keputusan memperbaiki jalan secara mandiri diambil setelah melihat kondisi jalan yang semakin memprihatinkan dan belum juga mendapat penanganan.</p>
<p>‎Menurutnya, jalan yang rusak berdampak langsung terhadap aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, mobilitas masyarakat, hingga keselamatan pengguna jalan.</p>
<p>‎&#8221;Karena belum ada perbaikan dari dinas terkait, masyarakat berinisiatif bergotong royong mengumpulkan dana dan tenaga agar jalan ini bisa kembali layak dilalui. Ini murni hasil kebersamaan warga,&#8221; ujar Nashorin.</p>
<p>‎Ia menambahkan, semangat gotong royong terlihat dari antusiasme warga yang tidak hanya menyumbang dana, tetapi juga ikut bekerja dalam proses pengecoran. Kebersamaan tersebut menjadi modal utama untuk mengatasi persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.</p>
<p>‎Meski sebagian ruas jalan telah berhasil diperbaiki, warga mengakui pekerjaan tersebut belum menyelesaikan seluruh persoalan infrastruktur di wilayah mereka.</p>
<p>‎Salah seorang warga, Taufik, mengatakan masih terdapat sejumlah titik jalan rusak di Kecamatan Doro yang memerlukan perhatian pemerintah.</p>
<p>‎&#8221;Perbaikan ini baru sebagian kecil. Kami berharap pemerintah dapat melanjutkan pembangunan jalan yang masih rusak agar masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman,&#8221; katanya.</p>
<p>‎Warga berharap upaya swadaya yang mereka lakukan dapat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan yang hingga kini masih menghadapi persoalan jalan rusak.*(<em>sumber: Tribunbanyumas)</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/">Swadaya Warga Jadi Solusi Jalan Rusak di Pekalongan, Masyarakat Wringin Agung Doro Kumpulkan Rp30 Juta untuk Cor Jalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/07/swadaya-warga-jadi-solusi-jalan-rusak-di-pekalongan-masyarakat-wringin-agung-doro-kumpulkan-rp30-juta-untuk-cor-jalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
