PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan H. Sukirman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangkit, menyatukan hati, dan memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Pekalongan. Ajakan tersebut disampaikan saat Apel Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan, Selasa (25/8/2026).
Apel yang diikuti jajaran aparatur pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat tersebut mengusung tema “Kajen Bangkit, Satukan Hati, Bangun Negeri”.
Sukirman mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-404 harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, loyalitas, sinergi, dan dedikasi seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Momentum yang membahagiakan ini harus kita nikmati dengan jiwa yang penuh semangat dan kebahagiaan agar sinergi kita terus meningkat, begitu juga loyalitas dan dedikasi kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujar Sukirman.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, tokoh agama, generasi muda, serta seluruh lapisan masyarakat memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Pekalongan.
Ia menilai tema “Kajen Bangkit, Satukan Hati, Bangun Negeri” mencerminkan semangat untuk bangkit bersama sekaligus mewujudkan pembangunan yang inklusif.
“Kita harus berkomitmen bersama untuk membangun Kabupaten Pekalongan sebagai daerah yang maju, mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pertumbuhan Ekonomi Pekalongan Capai 5,88 Persen
Dalam kesempatan tersebut, Sukirman memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Pekalongan sepanjang 2025.
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan tercatat mencapai 5,88 persen, meningkat dibandingkan 2024 yang berada di angka 5,08 persen.
Sementara itu, tingkat kemiskinan turun dari 8,95 persen pada 2024 menjadi 8,05 persen pada 2025. Jumlah penduduk miskin pada 2025 tercatat sekitar 73,80 ribu jiwa dengan garis kemiskinan sebesar Rp538.371 per kapita per bulan.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 juga turun menjadi 3,24 persen, atau berkurang 0,06 poin persentase dibandingkan Agustus 2024.
Adapun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 71,95 pada 2024 menjadi 72,71 pada 2025. Capaian tersebut menempatkan pembangunan manusia Kabupaten Pekalongan dalam kategori tinggi.
Infrastruktur Jadi Pekerjaan Rumah
Meski sejumlah indikator pembangunan menunjukkan peningkatan, Sukirman mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satunya persoalan infrastruktur, khususnya kondisi jalan.
“Tahun 2026 ini kita punya problem infrastruktur. Meskipun persoalan ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Pekalongan, tetapi juga di Jawa Tengah dan berbagai daerah lainnya, kita tetap bertekad mengatasinya,” katanya.
Pemkab Pekalongan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp60 miliar pada 2026 untuk penanganan infrastruktur jalan.
Sukirman berharap dukungan anggaran tersebut dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang agar penanganan infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Selain jalan, Pemkab Pekalongan juga tengah menyelesaikan proses relokasi dan pembangunan Rumah Sakit Kraton dengan alokasi anggaran mencapai Rp196,6 miliar.
Menurut Sukirman, pembangunan rumah sakit tersebut kini telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan selesai pada April 2027.
Pemkab Pekalongan juga terus mempersiapkan proses pemindahan rumah sakit, termasuk koordinasi jajaran terkait.
“Kemarin Pak Sekda beserta seluruh jajaran direksi Rumah Sakit Kraton terus berupaya melakukan proses pemindahan rumah sakit yang kita miliki ini,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Sukirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan atas dukungan dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
Ia berharap semangat Hari Jadi ke-404 dapat semakin memperkuat persatuan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.
“Kajen bangkit!” seru Sukirman.
“Bangkit!” jawab para peserta apel.
Seruan tersebut menjadi simbol semangat bersama untuk menjadikan Kabupaten Pekalongan semakin maju, mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan pelayanan serta pembangunan terbaik bagi masyarakat.(*)






