Polres Pekalongan Bekali Pelajar SMAN 1 Bojong dengan Literasi dan Etika Penggunaan AI

IMG 20260821 WA0009

PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Polres Pekalongan terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda melalui Program Paham Artificial Intelligence (AI) Tahun 2026. Edukasi mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial tersebut digelar di SMAN 1 Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kamis (20/8/2026).

‎Kegiatan ini menjadi langkah Polres Pekalongan untuk membekali pelajar agar mampu mengikuti perkembangan teknologi AI sekaligus memahami cara menggunakannya secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.

‎Dalam pelatihan tersebut, para pelajar diberikan berbagai materi mengenai pemanfaatan AI dalam kegiatan sehari-hari, khususnya untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kreativitas. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait etika digital, keamanan siber, serta potensi risiko dari penggunaan teknologi kecerdasan artifisial.

‎Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, S.H. mengatakan, pesatnya perkembangan AI perlu diiringi dengan kemampuan literasi digital yang memadai.

‎Menurutnya, pelajar merupakan kelompok yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi sehingga perlu mendapatkan pemahaman yang tepat agar tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga dapat mengenali risiko yang menyertainya.

‎“Teknologi AI memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Namun, di sisi lain juga terdapat berbagai risiko yang harus dipahami oleh para pelajar, mulai dari penyalahgunaan data, informasi palsu, penipuan digital hingga potensi kejahatan berbasis AI,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, pemanfaatan AI harus dilakukan dengan tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab. Para pelajar juga diingatkan untuk tidak langsung mempercayai seluruh informasi yang dihasilkan oleh AI.

‎Verifikasi terhadap informasi menjadi hal penting untuk memastikan kebenaran sebuah informasi, terutama di tengah semakin mudahnya teknologi digunakan untuk menghasilkan konten maupun informasi yang sulit dibedakan dari fakta.

‎Melalui Program Paham AI, Polres Pekalongan berharap para pelajar dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, aman, dan bertanggung jawab.

‎Edukasi tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membangun lingkungan digital yang sehat bagi generasi muda.

‎Kolaborasi antara Polri, sekolah, guru, orang tua, serta berbagai pihak terkait dinilai penting untuk mendampingi pelajar menghadapi perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat.

‎Polres Pekalongan berkomitmen melanjutkan upaya peningkatan literasi digital masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Dengan pemahaman yang baik, teknologi AI diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkarya, berinovasi, dan menghasilkan berbagai hal positif tanpa mengesampingkan aspek keamanan serta etika.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Iklan
error: Content is protected !!