Diantar Ratusan Warga, Sudiarto Resmi Daftar Bakal Calon Kepala Desa Botekan

Screenshot 20260902 215854
Screenshot 20260902 215854

PEMALANG, LAMBEUMPRES.COM – Persaingan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Botekan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, mulai menghangat. Sudiarto, perangkat Desa Botekan, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Botekan, Rabu (2/9/2026).

‎Menariknya, Sudiarto datang ke lokasi pendaftaran tidak seorang diri. Ratusan warga turut mengantarnya menuju tempat pendaftaran dengan lantunan sholawat Nabi.

‎Kehadiran massa tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap langkah Sudiarto yang memilih maju dalam kontestasi Pilkades Botekan 2026.

‎Usai mendaftarkan diri, Sudiarto mengatakan keputusannya maju sebagai bakal calon kepala desa dilandasi keinginan untuk membawa perubahan dan mempercepat kemajuan Desa Botekan.

‎Sebagai putra daerah, ia mengaku melihat masih adanya sejumlah persoalan dan ketimpangan pembangunan yang perlu dibenahi.

‎”Sebagai putra desa, kami ingin memajukan Desa Botekan yang selama ini dipandang masyarakat umum masih kurang maju dibandingkan desa-desa lain,” kata Sudiarto.

Screenshot 20260902 215611

‎Ia menegaskan, keinginannya maju dalam Pilkades bukan sekadar ambisi pribadi. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama tim dan masyarakat yang menginginkan adanya perubahan di Desa Botekan.

‎”Kami berkomitmen bersama seluruh tim untuk memajukan Desa Botekan agar ke depan lebih maju dari yang sekarang,” ujarnya.

‎Dari Perangkat Desa ke Bursa Calon Kepala Desa

‎Sudiarto bukan orang baru dalam pemerintahan Desa Botekan. Sebelum memutuskan maju dalam Pilkades, ia menjalankan tugas sebagai perangkat desa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

‎Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan dirinya merasa siap mengambil tanggung jawab yang lebih besar sebagai kepala desa.

‎”Selama ini kami selaku perangkat desa sudah merasa mengabdi untuk Desa Botekan tercinta. Tetapi dengan menjadi pucuk pimpinan, kami bisa menentukan lebih luas arah pembangunan dan arah kemajuan yang mungkin bisa kami raih,” jelasnya.

‎Sudiarto mengatakan, dirinya tidak ingin membawa perjuangan tersebut seorang diri. Ia menyebut telah memiliki tim yang solid untuk bersama-sama memperjuangkan pembangunan Desa Botekan.

IMG 20260902 100632 6

‎Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi dan melobi berbagai pihak di tingkat yang lebih tinggi juga diperlukan agar pembangunan desa dapat berjalan lebih maksimal.

‎”Kami merasa punya tim yang solid untuk melobi ke atas terkait pembangunan Desa Botekan tercinta kami,” katanya.

‎Siap Tinggalkan Jabatan Perangkat Desa

‎Keputusan maju sebagai bakal calon kepala desa juga berarti Sudiarto harus siap dengan konsekuensi aturan yang berlaku bagi perangkat desa.

‎Ketika ditanya apakah siap mengundurkan diri apabila nantinya ditetapkan sebagai calon kepala desa, Sudiarto menjawab tegas.

‎”Otomatis karena itu aturan. Kami siap dengan segala konsekuensinya. Sebagai calon kepala desa, kami siap mengundurkan diri sebagai perangkat desa sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

‎Ajak Warga Bangun Botekan Bersama

‎Sudiarto juga menyampaikan ajakan kepada masyarakat Desa Botekan agar tidak hanya melihat Pilkades sebagai momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan.

Screenshot 20260902 220927

‎Ia mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki visi serupa untuk bersama-sama membangun Desa Botekan.

‎”Khusus bagi warga Desa Botekan, mari bergabung dengan tim kami untuk bersama-sama membangun Desa Botekan yang lebih maju dari sekarang,” ajaknya.

‎Ia menegaskan, misi yang dibawanya bukan hanya milik dirinya maupun tim pendukung.

‎”Saya kira cukup, karena itu misi bukan dari kami pribadi. Itu misi dari keseluruhan warga desa yang sejalan dengan kami,” ujarnya.

‎Relawan Sebut Sudiarto Sosok Pendiam dan Agamis

‎Dukungan terhadap Sudiarto juga datang dari relawan. Salah seorang relawan, Riri, menyatakan siap mendukung pencalonan Sudiarto dalam Pilkades Botekan.

‎Ia berharap Sudiarto mampu membawa perubahan apabila nantinya mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Botekan.

‎”Saya berharap dengan dipimpin Pak Sudiarto, Desa Botekan akan lebih maju dan ada perubahan,” ujar Riri.

‎Ia menilai Sudiarto memiliki karakter yang baik dan telah cukup dikenal masyarakat karena selama ini menjabat sebagai perangkat desa.

‎”Orangnya baik, pendiam, tidak banyak omong, tidak banyak janji, dan agamis,” katanya.

‎Dua Bakal Calon Sudah Mendaftar

‎Sementara itu, berdasarkan informasi dari Panitia Pilkades Botekan, hingga Rabu (2/9/2026), sudah ada dua orang yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Botekan.

‎Mereka adalah Trisnanto atau yang akrab disapa Joko, yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Botekan, dan Sudiarto yang saat ini menjabat sebagai perangkat Desa Botekan.

‎Dengan munculnya dua nama tersebut, dinamika Pilkades Botekan 2026 diperkirakan semakin menarik untuk diikuti. Namun, keduanya masih berstatus sebagai bakal calon dan harus mengikuti seluruh tahapan serta ketentuan yang ditetapkan panitia Pilkades.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Iklan
error: Content is protected !!