Kepala SMPN 2 Petarukan Benahi Fasilitas Sekolah, Siapkan Ruang OSIS, UKS Representatif hingga Koperasi Siswa

IMG20260908101016
IMG20260908101016

PEMALANG, Lambeumpres .com — SMP Negeri 2 Petarukan, Kabupaten Pemalang, mulai melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana sekolah sebagai langkah menciptakan lingkungan belajar yang bersih, rapi, sehat, dan nyaman bagi peserta didik.

Kepala SMPN 2 Petarukan, Rusnondo, S.Pd., mengatakan program yang saat ini diprioritaskan adalah pemeliharaan fasilitas fisik sekolah, mulai dari perbaikan pagar, penataan ruang, sanitasi, hingga pengendalian kebersihan lingkungan.

“Kami ingin wajah sekolah mencerminkan kebersihan, kerapian, dan kewibawaan. Karena itu, perbaikan dimulai dari pagar depan agar lebih enak dipandang,” ujar Rusnondo kepada awak media, Selasa (8/9/2026).

Rusnondo menjelaskan, pihaknya menemukan sejumlah ruangan yang selama ini hanya difungsikan sebagai gudang berisi komputer rusak dan tumpukan buku lama. Ruangan tersebut akan ditata ulang agar memiliki fungsi yang lebih bermanfaat.

Rencananya, ruang kosong hasil penataan akan dijadikan Ruang OSIS dan Ruang Pramuka sebagai pusat kegiatan organisasi siswa.

“Daripada menjadi gudang dengan barang yang sedikit, lebih baik kami satukan dan ruang kosongnya dimanfaatkan untuk kegiatan siswa,” jelasnya.

Pembenahan juga menyasar Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang dinilai sudah tidak representatif karena sempit dan kurang mendukung pelayanan kesehatan siswa.

Sekolah telah menyiapkan ruangan baru yang diperkirakan mampu menampung empat tempat tidur, dengan pembagian dua bed untuk siswa putra dan dua bed untuk siswa putri.

Menurut Rusnondo, fasilitas tersebut diharapkan memberikan layanan kesehatan yang lebih layak ketika siswa membutuhkan pertolongan pertama di lingkungan sekolah.

Sebelumnya, SMPN 2 Petarukan telah memfokuskan perbaikan pada sektor sanitasi, terutama kelancaran pasokan air dan pemeliharaan toilet.

Menariknya, sekolah memiliki kebiasaan unik yang telah berjalan cukup lama, yakni setiap kelas menyediakan dua gayung yang dibedakan untuk putra dan putri. Saat izin ke toilet, siswa membawa gayung masing-masing dari kelas.

“Ternyata anak-anak merasa lebih nyaman. Gayung tetap bersih, tidak mudah hilang, dan juga digunakan di tempat cuci tangan yang ada di depan kelas,” ungkap Rusnondo.

Dengan area sekolah yang luas, pengendalian rumput menjadi tantangan tersendiri. SMPN 2 Petarukan mengandalkan tiga petugas kebun serta dua mesin pemotong rumput yang digunakan secara bergantian.

Area depan kelas dipelihara dengan pemotongan rutin agar tetap hijau, sedangkan bagian belakang sekolah terpaksa menggunakan metode pembabatan karena pertumbuhan alang-alang sangat cepat.

“Baru tiga hari dipotong, rumput sudah tumbuh lagi. Karena itu kami terus berupaya menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan asri,” katanya.

Rusnondo menegaskan, program yang sedang berjalan masih berfokus pada pembangunan fisik. Ke depan, pihaknya akan memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia, termasuk peningkatan bakat dan minat siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Ia berharap seluruh warga sekolah dapat membangun kerja sama yang baik demi mewujudkan SMPN 2 Petarukan sebagai sekolah yang unggul, nyaman, dan berkarakter.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Iklan
error: Content is protected !!