PEMALANG, Lambeumpres.com — SMP Negeri 1 Ulujami, Kabupaten Pemalang, terus menunjukkan inovasi dalam membangun budaya sekolah yang bersih sekaligus berprestasi.
Melalui Program 131, sekolah berhasil menumbuhkan kepedulian lingkungan, meningkatkan karakter siswa, hingga mendukung berbagai prestasi akademik dan nonakademik.
Kepala SMPN 1 Ulujami, Ayu Marlina, S.Ag., M.Pd.I., menjelaskan kepada media pada Sabtu (5/9/2026) bahwa program tersebut lahir dari keprihatinannya melihat kondisi kebersihan sekolah yang belum optimal.
“Saya banyak mencari referensi dari berbagai sumber hingga lahirlah Program 131. Setiap siswa wajib membawa tiga sampah setiap pulang sekolah. Gerakan sederhana ini ternyata membawa perubahan yang luar biasa,” ujarnya.
Program 131 berarti 1 siswa membawa 3 sampah setiap hari. Sampah yang dikumpulkan dipilah di pintu gerbang sekolah oleh guru piket ke dalam tempat sampah organik, gerobak sampah, dan bank sampah khusus botol plastik.
Hasilnya, setiap pekan bank sampah mampu menghasilkan sekitar Rp20.000–Rp25.000 dari penjualan botol plastik. Dana tersebut kemudian dikembalikan untuk mendukung kegiatan siswa.
Menurut Ayu Marlina, dalam waktu hampir dua bulan sejak awal tahun ajaran baru, lingkungan sekolah menjadi jauh lebih bersih, asri, dan siswa mulai terbiasa menjaga kebersihan tanpa dipaksa.
Tak hanya unggul dalam budaya lingkungan, SMPN 1 Ulujami juga mencatat prestasi membanggakan. Pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten, siswa berhasil meraih juara pada bidang Matematika, IPA, dan IPS, bahkan cabang Matematika melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Di bidang kepramukaan, dua siswa dipercaya menjadi wakil daerah dalam Jambore Nasional (Jamnas) Cibubur.
Saat ini, tim Pramuka juga tengah menjalani latihan intensif setiap sore untuk menghadapi Lomba Tingkat III (LT III) dengan didampingi pelatih khusus.
SMPN 1 Ulujami mengusung visi
IMPIAN , Iman , Mutu , Peduli , Inovatif , Adaptif dan Nasionalis yaitu membentuk peserta didik yang beriman, bermutu, dan berprestasi.
Salah satu program unggulannya ialah Sukses TKA melalui tambahan jam ke-9 bagi siswa kelas IX, serta pembinaan rutin OSN setiap pekan.
Ayu Marlina menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai sekolah sendirian.
“Harapan kami ada sinergi antara orang tua, sekolah, dan siswa. Dengan kolaborasi yang baik, setiap program akan lebih mudah diwujudkan demi masa depan anak-anak,” pungkasnya.



Spil 7B bukk