<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pekalongan &#8211; Lambe Umpres</title>
	<atom:link href="https://lambeumpres.com/pekalongan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lambeumpres.com</link>
	<description>Buka Fakta - Bukan Gosip</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Aug 2026 09:30:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-IMG-20250729-WA0007-32x32.webp</url>
	<title>Pekalongan &#8211; Lambe Umpres</title>
	<link>https://lambeumpres.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Kunjung Keluar dari Kamar Mandi, Pria di Kesesi Pekalongan Ditemukan Tewas Gantung Diri</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:30:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[TNI POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Brondong]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Brondong]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[kabar Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesesi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[peristiwa Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=740</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Pagi yang semula berjalan seperti biasa berubah menjadi duka bagi keluarga K...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/">Tak Kunjung Keluar dari Kamar Mandi, Pria di Kesesi Pekalongan Ditemukan Tewas Gantung Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Pagi yang semula berjalan seperti biasa berubah menjadi duka bagi keluarga K (53), warga Dusun Brondong, Desa Brondong, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Pria tersebut ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya pada Jumat (21/8/2026) pagi.</p>
<p>‎Korban pertama kali ditemukan keluarganya sekitar pukul 06.00 WIB. Keluarga mulai merasa khawatir setelah korban yang sebelumnya masuk ke kamar mandi tidak kunjung keluar.</p>
<p>‎Sebelum kejadian, korban sempat membantu istrinya mempersiapkan kebutuhan untuk berjualan. Sekitar pukul 05.40 WIB, korban diketahui memukul es balok. Setelah selesai membantu, korban kemudian berpamitan untuk masuk ke kamar mandi.</p>
<p>‎Namun, lebih dari 15 menit berlalu, korban belum juga keluar. Istrinya kemudian menghampiri pintu kamar mandi dan memanggil korban.</p>
<p>‎Tidak mendapat jawaban, sang istri berusaha membuka pintu. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung.</p>
<p>‎Teriakan histeris tersebut kemudian mengundang perhatian dua anggota keluarga lainnya, yakni A (29) dan M (26). Keduanya segera memberikan pertolongan dengan memotong tali dan menurunkan tubuh korban ke ruang tamu.</p>
<p>‎Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban diketahui sudah meninggal dunia.</p>
<p>‎Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Kesesi. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.</p>
<p>‎Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H. mengatakan, Polsek Kesesi bersama Pamatpa Polres Pekalongan dan Unit Inafis Satreskrim Polres Pekalongan langsung mengamankan lokasi kejadian setelah menerima laporan.</p>
<p>‎“Polsek Kesesi bersama Pamatpa Polres Pekalongan dan Unit Inafis Satreskrim Polres Pekalongan langsung mendatangi dan mengamankan TKP sesaat setelah menerima laporan dari warga pagi itu,” ujar Iptu Suwarti saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>‎Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tenaga medis dari Puskesmas Kesesi II. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap jenazah korban.</p>
<p>‎Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Pada tubuh korban hanya ditemukan luka lecet pada bagian kiri leher yang merupakan bekas jeratan tali.</p>
<p>‎Petugas juga menemukan ciri-ciri medis yang sesuai dengan kasus kematian akibat gantung diri.</p>
<p>‎“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya unsur pidana atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kejadian ini murni gantung diri,” terang Iptu Suwarti.</p>
<p>‎Menurut keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sedang menjalani pengobatan untuk diagnosis schizophrenia.</p>
<p>‎Pihak keluarga, kata polisi, telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.</p>
<p>‎Setelah seluruh proses pemeriksaan dan olah TKP selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/">Tak Kunjung Keluar dari Kamar Mandi, Pria di Kesesi Pekalongan Ditemukan Tewas Gantung Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/tak-kunjung-keluar-dari-kamar-mandi-pria-di-kesesi-pekalongan-ditemukan-tewas-gantung-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Pekalongan Bekali Pelajar SMAN 1 Bojong dengan Literasi dan Etika Penggunaan AI</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/polres-pekalongan-bekali-pelajar-sman-1-bojong-dengan-literasi-dan-etika-penggunaan-ai/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/polres-pekalongan-bekali-pelajar-sman-1-bojong-dengan-literasi-dan-etika-penggunaan-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 03:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[TNI POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Siber]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Program Paham AI]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Bojong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=737</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Polres Pekalongan terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda melalui...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/polres-pekalongan-bekali-pelajar-sman-1-bojong-dengan-literasi-dan-etika-penggunaan-ai/">Polres Pekalongan Bekali Pelajar SMAN 1 Bojong dengan Literasi dan Etika Penggunaan AI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Polres Pekalongan terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda melalui Program Paham Artificial Intelligence (AI) Tahun 2026. Edukasi mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial tersebut digelar di SMAN 1 Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kamis (20/8/2026).</p>
<p>‎Kegiatan ini menjadi langkah Polres Pekalongan untuk membekali pelajar agar mampu mengikuti perkembangan teknologi AI sekaligus memahami cara menggunakannya secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.</p>
<p>‎Dalam pelatihan tersebut, para pelajar diberikan berbagai materi mengenai pemanfaatan AI dalam kegiatan sehari-hari, khususnya untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kreativitas. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait etika digital, keamanan siber, serta potensi risiko dari penggunaan teknologi kecerdasan artifisial.</p>
<p>‎Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, S.H. mengatakan, pesatnya perkembangan AI perlu diiringi dengan kemampuan literasi digital yang memadai.</p>
<p>‎Menurutnya, pelajar merupakan kelompok yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi sehingga perlu mendapatkan pemahaman yang tepat agar tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga dapat mengenali risiko yang menyertainya.</p>
<p>‎“Teknologi AI memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Namun, di sisi lain juga terdapat berbagai risiko yang harus dipahami oleh para pelajar, mulai dari penyalahgunaan data, informasi palsu, penipuan digital hingga potensi kejahatan berbasis AI,” ujarnya.</p>
<p>‎Ia menambahkan, pemanfaatan AI harus dilakukan dengan tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab. Para pelajar juga diingatkan untuk tidak langsung mempercayai seluruh informasi yang dihasilkan oleh AI.</p>
<p>‎Verifikasi terhadap informasi menjadi hal penting untuk memastikan kebenaran sebuah informasi, terutama di tengah semakin mudahnya teknologi digunakan untuk menghasilkan konten maupun informasi yang sulit dibedakan dari fakta.</p>
<p>‎Melalui Program Paham AI, Polres Pekalongan berharap para pelajar dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, aman, dan bertanggung jawab.</p>
<p>‎Edukasi tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membangun lingkungan digital yang sehat bagi generasi muda.</p>
<p>‎Kolaborasi antara Polri, sekolah, guru, orang tua, serta berbagai pihak terkait dinilai penting untuk mendampingi pelajar menghadapi perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat.</p>
<p>‎Polres Pekalongan berkomitmen melanjutkan upaya peningkatan literasi digital masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Dengan pemahaman yang baik, teknologi AI diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkarya, berinovasi, dan menghasilkan berbagai hal positif tanpa mengesampingkan aspek keamanan serta etika.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/polres-pekalongan-bekali-pelajar-sman-1-bojong-dengan-literasi-dan-etika-penggunaan-ai/">Polres Pekalongan Bekali Pelajar SMAN 1 Bojong dengan Literasi dan Etika Penggunaan AI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/polres-pekalongan-bekali-pelajar-sman-1-bojong-dengan-literasi-dan-etika-penggunaan-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sidang Fadia Arafiq, Saksi Ungkap Pernah Talangi Pembelian Rumah Rp537 Juta dan Beri THR</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/sidang-fadia-arafiq-saksi-ungkap-pernah-talangi-pembelian-rumah-rp537-juta-dan-beri-thr/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/sidang-fadia-arafiq-saksi-ungkap-pernah-talangi-pembelian-rumah-rp537-juta-dan-beri-thr/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 01:24:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Fadia Arafiq]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Fadia Arafiq]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Wachid]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Tipikor Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Air Minum Tirta Kajen]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=732</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Direktur Perumda Air Minum Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan, Nur Wachid, mengakui pernah...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/sidang-fadia-arafiq-saksi-ungkap-pernah-talangi-pembelian-rumah-rp537-juta-dan-beri-thr/">Sidang Fadia Arafiq, Saksi Ungkap Pernah Talangi Pembelian Rumah Rp537 Juta dan Beri THR</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Direktur Perumda Air Minum Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan, Nur Wachid, mengakui pernah menalangi pembelian rumah senilai Rp537 juta yang dilakukan Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq.</p>
<p>‎Hal itu disampaikan Nur Wachid saat menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Fadia Arafiq di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (19/8/2026).</p>
<p>‎Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua Rightmen Situmorang, Wachid mengatakan rumah tersebut dicari Fadia di Semarang karena anaknya sedang menempuh pendidikan di kota tersebut.</p>
<p>‎“Ibu bupati saat itu mencari rumah di Semarang karena anaknya kuliah di sana,” kata Wachid dalam persidangan.</p>
<p>‎Wachid menjelaskan, harga rumah yang dibeli Fadia mencapai Rp1,37 miliar. Pemilik rumah kemudian meminta uang muka sebesar 10 persen atau sekitar Rp137 juta.</p>
<p>‎Menurut dia, Fadia saat itu belum memiliki dana untuk melakukan pembayaran karena sedang berkonsentrasi menghadapi pemilu. Wachid kemudian memberikan dana talangan untuk uang muka pembelian rumah tersebut.</p>
<p>‎“Harga rumah Rp1,37 miliar, kemudian pemilik rumah minta uang muka 10 persen,” ujarnya.</p>
<p>‎Tak hanya uang muka, Wachid mengaku kembali diminta membantu menalangi pembayaran pelunasan rumah. Ia menyebut memberikan talangan sebesar Rp400 juta.</p>
<p>‎Dengan demikian, total dana yang disebut pernah ditanggung Wachid untuk pembelian rumah tersebut mencapai Rp537 juta, terdiri atas Rp137 juta untuk uang muka dan Rp400 juta untuk pelunasan.</p>
<p>‎Wachid mengatakan seluruh dana talangan tersebut kemudian dikembalikan oleh Fadia setelah pelaksanaan pemilu legislatif.</p>
<p><strong>‎Beri Barang dan THR kepada Fadia</strong></p>
<p>‎Selain mengungkap soal dana talangan pembelian rumah, Nur Wachid juga mengaku beberapa kali memberikan barang dan uang kepada Fadia Arafiq.</p>
<p>‎Ia mengatakan pernah memberikan barang senilai Rp5 juta ketika Fadia merayakan ulang tahun.</p>
<p>‎Wachid juga mengaku memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada Fadia selama dua tahun berturut-turut. Masing-masing pemberian tersebut disebut sebesar Rp5 juta.</p>
<p>‎Kesaksian Nur Wachid tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan korupsi yang menjerat Fadia Arafiq di Pengadilan Tipikor Semarang.(*) <em>sumber: Antara</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/sidang-fadia-arafiq-saksi-ungkap-pernah-talangi-pembelian-rumah-rp537-juta-dan-beri-thr/">Sidang Fadia Arafiq, Saksi Ungkap Pernah Talangi Pembelian Rumah Rp537 Juta dan Beri THR</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/sidang-fadia-arafiq-saksi-ungkap-pernah-talangi-pembelian-rumah-rp537-juta-dan-beri-thr/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Truk Pengangkut Semen Terperosok ke Tebing 10 Meter di Kandangserang Pekalongan</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 06:12:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Tajur]]></category>
		<category><![CDATA[Karangasem Kandangserang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan Kandangserang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan tunggal Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[truk terperosok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=729</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Tajur, Dukuh Karangasem, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/">Truk Pengangkut Semen Terperosok ke Tebing 10 Meter di Kandangserang Pekalongan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Tajur, Dukuh Karangasem, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026) sore. Sebuah truk pengangkut semen bernomor polisi W-8445-UD terperosok ke tebing dengan kedalaman sekitar 10 meter.</p>
<p>‎Kapolsek Kandangserang Iptu Tamerin mengatakan, kecelakaan tersebut diketahui sekitar pukul 16.20 WIB. Setelah menerima laporan, personel Polsek Kandangserang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memastikan kondisi korban.</p>
<p>‎“Anggota langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban dan mengamankan TKP. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kandangserang untuk mendapatkan penanganan pertama,” ujar Tamerin.</p>
<p>‎Dalam penanganan awal, tiga personel Polsek Kandangserang diterjunkan ke lokasi, yakni Aipda Lukman, Bripka Prayuda Iskandar, dan Bripka Sugito.</p>
<p>‎Dua orang yang berada di dalam truk diketahui bernama Muhammad Khoerudin (39) dan Marko (37). Keduanya kemudian dibawa ke Puskesmas Kandangserang untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.</p>
<p>‎Setelah penanganan awal dilakukan, petugas Polsek Kandangserang berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Pekalongan. Petugas kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan kecelakaan lebih lanjut.</p>
<p><strong>‎Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki</strong></p>
<p>‎Tamerin menyebutkan, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh petugas Unit Laka Lantas Polres Pekalongan.</p>
<p>‎“Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan pemeriksaan petugas laka,” katanya.</p>
<p>‎Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan serta memastikan proses penanganan kendaraan yang terperosok berlangsung aman.</p>
<p>‎Tamerin mengimbau para pengendara yang melintas di Jalan Raya Tajur, khususnya wilayah Kandangserang, agar meningkatkan kewaspadaan.</p>
<p>‎“Kami mengimbau pengendara yang melintas di jalur tersebut agar lebih berhati-hati, terutama karena kondisi jalan di wilayah Kandangserang memiliki kontur dan medan yang cukup menantang,” ujarnya.</p>
<p>‎Hingga penanganan dilakukan, petugas Unit Laka Lantas Polres Pekalongan masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/">Truk Pengangkut Semen Terperosok ke Tebing 10 Meter di Kandangserang Pekalongan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/truk-pengangkut-semen-terperosok-ke-tebing-10-meter-di-kandangserang-pekalongan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 05:50:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kasus penganiayaan Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan siswa]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bendan]]></category>
		<category><![CDATA[siswa koma]]></category>
		<category><![CDATA[siswa SMPN 6 Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 6 Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[taekwondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=659</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap siswa kelas 9 SMPN 6 Kota Pekalongan berinisial...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/">Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap siswa kelas 9 SMPN 6 Kota Pekalongan berinisial AFF atau F (15) hingga mengalami koma mulai menemukan titik terang. Insiden tersebut diduga dipicu persoalan pergaulan dan asmara antarsiswa.</p>
<p>‎Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bendan, Kota Pekalongan, akibat luka serius yang dialaminya.</p>
<p>‎Perwakilan SMPN 6 Kota Pekalongan, Qurratiani, didampingi Kepala Sekolah Ikasari Dewi, membenarkan adanya insiden kekerasan tersebut saat ditemui di RSUD Bendan.</p>
<p>‎Menurut Qurratiani, berdasarkan klarifikasi awal sekolah, persoalan bermula dari hubungan pertemanan antara siswa dan lawan jenis yang kemudian berkembang menjadi perselisihan.</p>
<p>‎Korban diketahui memiliki teman dekat perempuan berinisial R. Namun, R disebut masih memiliki persoalan dengan mantan pacarnya yang duduk di kelas 8.</p>
<p>‎“Di situ biasa mungkin ada gejolak-gejolak rasa suka yang masih belum move on, yang satunya ingin memiliki,” ujar Qurratiani.</p>
<p>‎Persoalan tersebut kemudian berlanjut melalui komunikasi di media sosial. Dari komunikasi itu, muncul persoalan yang membuat salah satu siswa merasa terancam dan kemudian menceritakan hal tersebut kepada temannya.</p>
<p>‎Perselisihan yang awalnya terjadi melalui media sosial kemudian berujung pada kontak fisik antarsiswa di lingkungan sekolah saat jam istirahat.</p>
<p><strong>‎Sekolah Panggil Siswa dan Orang Tua</strong></p>
<p>‎Pihak sekolah mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari orang tua korban. Laporan disampaikan pada Kamis sore setelah F pulang sekolah dalam kondisi mengalami luka fisik.</p>
<p>‎“Dengan adanya laporan ini ada ananda bernama F yang kebetulan dipukul oleh temannya, dua temannya, di saat jam istirahat sekolah. Setelah pulang sekolah, orang tuanya mengonfirmasi ke kami dan ada luka fisik,” jelas Qurratiani.</p>
<p>‎Setelah menerima laporan, pihak SMPN 6 Pekalongan langsung memanggil siswa yang terlibat beserta orang tua atau wali mereka untuk dilakukan klarifikasi.</p>
<p>‎Qurratiani menegaskan, keselamatan dan kondisi korban menjadi prioritas utama sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga masih melakukan penelusuran untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan terjadinya kekerasan tersebut.</p>
<p>‎“Prioritas saat ini keselamatan anak. Yang kedua, ini tahapan kami adalah mengonfirmasi semua orang-orang atau anak-anak yang kebetulan menjadi trigger kejadian ini,” katanya.</p>
<p>‎Pihak sekolah juga telah mengundang siswa yang terlibat dalam perselisihan maupun siswa yang melakukan kontak fisik dengan korban bersama orang tua masing-masing.</p>
<p><strong>‎Salah Satu Terduga Pelaku Berprestasi di Bela Diri</strong></p>
<p>‎Dalam kasus tersebut, salah satu siswa yang diduga terlibat diketahui memiliki prestasi di bidang bela diri taekwondo.</p>
<p>‎“Ya kebetulan anak itu (pelaku) punya prestasi memang di bidang bela diri,” ungkap Qurratiani.</p>
<p>‎Meski demikian, pihak sekolah masih melakukan klarifikasi terhadap seluruh siswa yang terlibat untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.</p>
<p>‎Hingga kini, F masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bendan Pekalongan. Pihak sekolah menyatakan akan terus memantau kondisi korban serta melakukan penanganan terhadap persoalan antarsiswa tersebut sesuai prosedur sekolah.</p>
<p>Sumber: detik.com</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/">Siswa SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok hingga Koma, Diduga Dipicu Persoalan Asmara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/siswa-smpn-6-pekalongan-dikeroyok-hingga-koma-diduga-dipicu-persoalan-asmara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dana Desa Sekarang Cair Tiap Bulan, Rp64,45 Miliar Sudah Disalurkan ke 272 Desa di Kabupaten Pekalongan hingga Juli 2026</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/dana-desa-sekarang-cair-tiap-bulan-rp6445-miliar-sudah-disalurkan-ke-272-desa-di-kabupaten-pekalongan-hingga-juli-2026/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/dana-desa-sekarang-cair-tiap-bulan-rp6445-miliar-sudah-disalurkan-ke-272-desa-di-kabupaten-pekalongan-hingga-juli-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 04:35:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[ADD Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PMD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=622</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memastikan penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2026 kepada...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/dana-desa-sekarang-cair-tiap-bulan-rp6445-miliar-sudah-disalurkan-ke-272-desa-di-kabupaten-pekalongan-hingga-juli-2026/">Dana Desa Sekarang Cair Tiap Bulan, Rp64,45 Miliar Sudah Disalurkan ke 272 Desa di Kabupaten Pekalongan hingga Juli 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN, LAMBEUMPRES.COM</strong> – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memastikan penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2026 kepada 272 desa berjalan lancar. Hingga Juli 2026, total ADD yang telah disalurkan mencapai Rp64,45 miliar dari total pagu sebesar Rp108,03 miliar.</p>
<p>‎Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pekalongan, Agus Dwi Nugroho, mengatakan pengalokasian dan petunjuk teknis penyaluran ADD tahun 2026 mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Pekalongan Nomor 64 Tahun 2025.</p>
<p>‎“ADD di Kabupaten Pekalongan itu diatur di Perbup Nomor 64 Tahun 2025 tentang pengalokasian dan petunjuk teknis penyaluran ADD,” kata Agus saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).</p>
<p>‎Menurut Agus, total pagu ADD Kabupaten Pekalongan tahun 2026 mencapai Rp108.030.000.000 untuk 272 desa. Besaran tersebut masih sama dengan pagu ADD pada tahun 2025.</p>
<p>‎Namun, terdapat perubahan dalam mekanisme penyalurannya. Jika sebelumnya ADD disalurkan setiap tiga bulan, mulai 2026 penyaluran dilakukan setiap bulan.</p>
<p>‎Perubahan mekanisme tersebut dinilai membuat proses pencairan lebih rutin dan membantu pemerintah desa memperoleh kepastian dalam pengelolaan anggaran.</p>
<p>‎“Sampai dengan bulan Juli tahun 2026 ini, untuk total penyalurannya sudah mencapai Rp64.450.000.000. Dan tidak ada kendala karena kita sudah melakukan proses penyaluran dan penyalurannya per bulan,” ujar Agus.</p>
<p>‎Agus memastikan dinamika yang terjadi sepanjang 2026 tidak berdampak terhadap penyaluran ADD. Menurutnya, sistem penyaluran bulanan memungkinkan proses pencairan berjalan secara rutin.</p>
<p>‎“Alhamdulillah tidak ada dampaknya, karena kita ini sudah rutin, dan ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Artinya, kalau tahun sebelumnya kita setiap tiga bulan, ini sudah kita lakukan per bulan,” jelasnya.</p>
<p><strong>‎ADD Kabupaten Pekalongan Tidak Mengalami Perubahan</strong></p>
<p>‎Terkait efisiensi anggaran, Agus menyebut tidak terdapat perubahan pada ADD Kabupaten Pekalongan tahun 2026, baik dari sisi jumlah alokasi maupun peruntukannya.</p>
<p>‎“Alhamdulillah juga di ADD ini tidak ada perubahan. Tidak ada perubahan baik jumlah alokasinya maupun peruntukannya,” katanya.</p>
<p>‎Agus juga menyinggung terbitnya PP Nomor 16 Tahun 2026. Ia berharap regulasi tersebut dapat diikuti dengan kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan aparatur pemerintah desa.</p>
<p>‎Di sisi lain, Dinas PMD Kabupaten Pekalongan mengingatkan pemerintah desa agar semakin cermat dan teliti dalam mengelola ADD. Pertanggungjawaban penggunaan anggaran juga diminta diselesaikan tepat waktu.</p>
<p>‎“Kepada teman-teman yang ada di jajaran pemerintah desa, kami berharap dengan adanya sistem penyaluran ADD yang sudah per bulan ini, lebih cermat lagi, lebih tepat, lebih teliti, dan pertanggungjawabannya bisa tepat waktu,” tutur Agus.</p>
<p><strong>‎ADD Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Publik Desa</strong></p>
<p>‎Agus berharap pengalokasian ADD, termasuk komponen untuk penghasilan tetap aparatur pemerintah desa, dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>‎Menurutnya, dukungan anggaran tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kinerja aparatur desa sehingga manfaat ADD dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>‎“Untuk masyarakat, harapannya dengan adanya sistem pengalokasian ADD yang terdiri dari komponen, salah satunya untuk penghasilan tetap aparatur pemerintah desa ini, harapannya pelayanan masyarakat lebih meningkat,” pungkasnya.</p>
<p>‎Dengan pagu ADD sebesar Rp108,03 miliar dan mekanisme penyaluran setiap bulan, Pemkab Pekalongan berharap pengelolaan anggaran desa pada 2026 semakin tertib, tepat sasaran, transparan, serta mampu mendukung peningkatan pelayanan publik di 272 desa.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/dana-desa-sekarang-cair-tiap-bulan-rp6445-miliar-sudah-disalurkan-ke-272-desa-di-kabupaten-pekalongan-hingga-juli-2026/">Dana Desa Sekarang Cair Tiap Bulan, Rp64,45 Miliar Sudah Disalurkan ke 272 Desa di Kabupaten Pekalongan hingga Juli 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/dana-desa-sekarang-cair-tiap-bulan-rp6445-miliar-sudah-disalurkan-ke-272-desa-di-kabupaten-pekalongan-hingga-juli-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiang WiFi Roboh Menutup Rel di Sragi Pekalongan, Perjalanan Kereta Tertahan 30 Menit</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 15:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Rel]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabel WiFi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Api]]></category>
		<category><![CDATA[Perlintasan Kereta]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Sragi]]></category>
		<category><![CDATA[Tiang WiFi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=600</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN&#124;lambeumpres.com – Perjalanan kereta api di wilayah Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sempat mengalami...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/">Tiang WiFi Roboh Menutup Rel di Sragi Pekalongan, Perjalanan Kereta Tertahan 30 Menit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN|lambeumpres.com</strong> – Perjalanan kereta api di wilayah Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sempat mengalami hambatan setelah sebuah tiang jaringan kabel WiFi roboh dan masuk ke jalur rel, Jumat (7/8/2026) siang.</p>
<p>‎Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.10 WIB di perlintasan kereta api sebidang Sragi. Tiang besi berikut kabel jaringan dilaporkan melintang di jalur rel sehingga berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.</p>
<p>‎Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H. menjelaskan, kejadian bermula ketika teknisi jaringan WiFi tengah melakukan pekerjaan perbaikan di sekitar lokasi.</p>
<p>‎Saat proses pengerjaan berlangsung, bentangan kabel di sisi utara diturunkan. Kondisi tersebut kemudian menarik tiang jaringan ke arah selatan hingga akhirnya roboh dan masuk ke jalur rel.</p>
<p>‎“Tiang tersebut kemudian roboh dan masuk ke jalur rel kereta api. Kami langsung berkoordinasi dengan petugas keselamatan kereta api untuk memastikan jalur segera dapat diamankan,” ujar AKP Turkhan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-602" title="IMG 20260808 WA0031" src="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0031.webp" alt="IMG 20260808 WA0031" width="1600" height="1200" srcset="https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0031.webp 1600w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0031-768x576.webp 768w, https://lambeumpres.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260808-WA0031-1536x1152.webp 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>‎Mengetahui kejadian tersebut, petugas bersama pihak terkait segera melakukan evakuasi. Kabel yang melintang di jalur rel dibersihkan, sementara tiang besi yang roboh dipindahkan dari area perlintasan.</p>
<p>‎Penanganan dilakukan dengan cepat untuk memastikan jalur kembali aman sebelum perjalanan kereta api dilanjutkan.</p>
<p>‎Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta api dari arah timur menuju barat sempat tertahan sekitar 30 menit. Gangguan juga berdampak terhadap arus lalu lintas kendaraan di sekitar perlintasan sebidang Sragi.</p>
<p>‎Kendaraan yang hendak melintas sempat mengalami antrean hingga proses evakuasi tiang dan kabel selesai dilakukan.</p>
<p>‎Setelah seluruh material jaringan berhasil disingkirkan dari jalur rel, kondisi dinyatakan aman. Perjalanan kereta api kemudian kembali normal dan arus kendaraan di sekitar lokasi berangsur lancar.</p>
<p>‎Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga robohnya tiang jaringan tersebut berkaitan dengan kelalaian saat proses pengerjaan perbaikan kabel WiFi.</p>
<p>‎Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.</p>
<p>‎Polsek Sragi mengingatkan para teknisi jaringan dan pihak lain yang melakukan pekerjaan di sekitar jalur kereta api agar selalu mengutamakan aspek keselamatan. Aktivitas pekerjaan tidak boleh sampai mengganggu maupun membahayakan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.</p>
<p>‎“Keselamatan harus menjadi prioritas. Setiap pekerjaan yang berada di sekitar jalur rel harus dilakukan dengan memperhatikan keamanan, sehingga tidak membahayakan perjalanan kereta maupun masyarakat pengguna jalan,” tegas Turkhan.</p>
<p>‎Dengan kembali dievakuasinya tiang dan kabel dari jalur rel, aktivitas perjalanan kereta api di wilayah Sragi, Kabupaten Pekalongan, kembali berjalan normal.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/">Tiang WiFi Roboh Menutup Rel di Sragi Pekalongan, Perjalanan Kereta Tertahan 30 Menit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/tiang-wifi-roboh-menutup-rel-di-sragi-pekalongan-perjalanan-kereta-tertahan-30-menit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekalongan Art Week 2026 Siap Digelar, Festival Seni dan Budaya Terbesar Hadir 24–30 September</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/pekalongan-art-week-2026-siap-digelar-festival-seni-dan-budaya-terbesar-hadir-24-30-september/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/pekalongan-art-week-2026-siap-digelar-festival-seni-dan-budaya-terbesar-hadir-24-30-september/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 17:32:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event & Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[100 Generasi Berani Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Carnival]]></category>
		<category><![CDATA[Event Pekalongan 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Indonesia Berani]]></category>
		<category><![CDATA[GOR Jatayu]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab Budaya Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan Art Week]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan Art Week 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Sintren]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=572</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN&#124;lambeumpres.com – Kota Pekalongan, Jawa Tengah akan menjadi pusat perayaan seni, budaya, dan kreativitas melalui...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/pekalongan-art-week-2026-siap-digelar-festival-seni-dan-budaya-terbesar-hadir-24-30-september/">Pekalongan Art Week 2026 Siap Digelar, Festival Seni dan Budaya Terbesar Hadir 24–30 September</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN|lambeumpres.com</strong> – Kota Pekalongan, Jawa Tengah akan menjadi pusat perayaan seni, budaya, dan kreativitas melalui Pekalongan Art Week 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24–30 September 2026 di Kawasan Budaya GOR Jatayu, Kota Pekalongan.</p>
<p>‎Mengusung tema &#8220;Satu Panggung, Seribu Warna Budaya&#8221;, kegiatan ini dipersembahkan oleh Generasi Indonesia Berani sebagai wadah kolaborasi lintas komunitas.</p>
<p>‎Pekalongan Art Week 2026 hadir dengan semangat menyatukan seluruh elemen masyarakat melalui berbagai pertunjukan seni, budaya, pameran, hingga kegiatan ekonomi kreatif.</p>
<p>‎Acara tersebut mengusung pesan &#8220;Satu Kota. Semua Komunitas. Satu Perayaan Besar.&#8221;</p>
<p>‎Selama sepekan penyelenggaraan, masyarakat akan disuguhkan beragam agenda menarik. Salah satu acara unggulan adalah Kirab Budaya yang menampilkan Reog, Kuntulan, 100 Tari Sintren, Batik Carnival, Marching Band, hingga pertunjukan Angklung.</p>
<p>‎Tak hanya pertunjukan budaya, Pekalongan Art Week 2026 juga menjadi ruang bagi berbagai sektor kreatif untuk berkolaborasi.</p>
<p>‎Sejumlah bidang yang akan terlibat meliputi musik, tari, teater, puisi, film, batik, fashion, seni rupa, fotografi, kriya, otomotif, UMKM, kuliner, teknologi, hingga komunitas.</p>
<p>‎Melalui kegiatan ini, penyelenggara ingin mempertemukan berbagai karya, komunitas, dan pelaku kreatif dalam satu panggung besar. Pekalongan yang dikenal sebagai kota batik diharapkan semakin memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong inovasi dan kolaborasi antarkomunitas.</p>
<p>‎Selain itu, panitia juga akan menghadirkan program &#8220;100 Generasi Berani Pekalongan&#8221;, yang menjadi ajang apresiasi bagi individu maupun komunitas inspiratif yang dinilai berani berkarya, melestarikan budaya, berinovasi, serta memberikan dampak positif bagi Kota Pekalongan.</p>
<p>‎Dengan mengusung semangat &#8220;Pekalongan Akan Bergerak Bersama&#8221;, Pekalongan Art Week 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekosistem seni, budaya, ekonomi kreatif, dan partisipasi masyarakat dalam membangun kota yang semakin kreatif dan berdaya saing.</p>
<p>‎Masyarakat diundang untuk hadir dan menjadi bagian dari perayaan yang akan berlangsung pada 24–30 September 2026 di Kawasan Budaya GOR Jatayu, Kota Pekalongan.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/pekalongan-art-week-2026-siap-digelar-festival-seni-dan-budaya-terbesar-hadir-24-30-september/">Pekalongan Art Week 2026 Siap Digelar, Festival Seni dan Budaya Terbesar Hadir 24–30 September</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/pekalongan-art-week-2026-siap-digelar-festival-seni-dan-budaya-terbesar-hadir-24-30-september/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Desa Gembong Pekalongan yang Sempat Dilaporkan Hilang Kembali Pulang dengan Selamat</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-gembong-pekalongan-yang-sempat-dilaporkan-hilang-kembali-pulang-dengan-selamat/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-gembong-pekalongan-yang-sempat-dilaporkan-hilang-kembali-pulang-dengan-selamat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 05:10:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gembong]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kandangserang]]></category>
		<category><![CDATA[Lambe Umpres]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kandangserang]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=565</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN&#124;lambeumpres.com – Seorang warga Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-gembong-pekalongan-yang-sempat-dilaporkan-hilang-kembali-pulang-dengan-selamat/">Warga Desa Gembong Pekalongan yang Sempat Dilaporkan Hilang Kembali Pulang dengan Selamat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN|lambeumpres.com</strong> – Seorang warga Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya kembali ke rumah dalam kondisi selamat. Waryun (57) pulang dengan sendirinya pada Selasa (4/8/2026) malam setelah sempat dilakukan pencarian selama hampir dua hari.</p>
<p>‎Kapolsek Kandangserang Iptu Tamerin, S.H. mengatakan, laporan mengenai dugaan orang hilang diterima Polsek Kandangserang pada Senin (3/8/2026) malam melalui Bhabinkamtibmas Desa Gembong, Bripka Sugito.</p>
<p>‎Menurut keterangan keluarga, Waryun yang berprofesi sebagai petani biasanya sudah berada di rumah sebelum waktu Magrib. Namun pada hari itu ia tak kunjung pulang sehingga keluarga merasa khawatir dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.</p>
<p>‎Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polri bersama TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, relawan, dan warga setempat melakukan pencarian di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban. Area persawahan, ladang, kawasan hutan, hingga aliran sungai di Desa Gembong menjadi sasaran pencarian.</p>
<p>‎Hingga Selasa sore sekitar pukul 18.00 WIB, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Namun sekitar pukul 19.00 WIB, saat tim menghentikan sementara pencarian untuk beristirahat, keluarga menerima kabar bahwa Waryun telah kembali ke rumah.</p>
<p>‎Setelah dilakukan pemeriksaan, Waryun diketahui dalam kondisi sehat, dapat berkomunikasi dengan baik, serta tidak mengalami gangguan fisik maupun mental. Berdasarkan keterangan keluarga, korban juga tidak memiliki riwayat penyakit maupun gangguan kejiwaan.</p>
<p>‎Kapolsek Kandangserang Iptu Tamerin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti kuatnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.</p>
<p>‎&#8221;Terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat yang telah bersama-sama melakukan pencarian. Alhamdulillah korban telah kembali ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga kepedulian seperti ini terus terjaga demi membantu sesama,&#8221; ujarnya.</p>
<p>‎Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau perangkat desa apabila mengetahui adanya warga yang membutuhkan pertolongan. Langkah cepat dinilai sangat penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan terkoordinasi.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-gembong-pekalongan-yang-sempat-dilaporkan-hilang-kembali-pulang-dengan-selamat/">Warga Desa Gembong Pekalongan yang Sempat Dilaporkan Hilang Kembali Pulang dengan Selamat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/warga-desa-gembong-pekalongan-yang-sempat-dilaporkan-hilang-kembali-pulang-dengan-selamat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengurus Paguyuban Barakuda Dikukuhkan, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan: Jangan Pernah Jadi Preman</title>
		<link>https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/</link>
					<comments>https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 02:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Munir]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Dwi Yuswanto]]></category>
		<category><![CDATA[berita Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[JawaTengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungwuni]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Lambe Umpres]]></category>
		<category><![CDATA[Nunung Dwi Nugroho]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyuban Barakuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lambeumpres.com/?p=519</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN&#124;lambeumpres.com – Kepengurusan Paguyuban Barisan Rakyat Kedungwuni Damai (Barakuda) resmi dikukuhkan di Aula Kecamatan Kedungwuni,...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/">Pengurus Paguyuban Barakuda Dikukuhkan, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan: Jangan Pernah Jadi Preman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN|lambeumpres.com</strong> – Kepengurusan Paguyuban Barisan Rakyat Kedungwuni Damai (Barakuda) resmi dikukuhkan di Aula Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (1/8/2026) malam.</p>
<p>‎Pengukuhan tersebut menjadi tonggak awal organisasi dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kedungwuni.</p>
<p>‎Acara pengukuhan dihadiri sekitar 140 anggota Barakuda. Turut hadir Camat Kedungwuni Bambang Dwi Yuswanto, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Fatkhiana Dewi, perwakilan Satpol PP, serta jajaran Polres Pekalongan.</p>
<p>‎Ketua Umum Barakuda, Nunung Dwi Nugroho, mengatakan organisasi yang dipimpinnya ingin menjadi wadah yang membawa manfaat bagi masyarakat. Ia berharap Barakuda mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan baik.</p>
<p>‎&#8221;Harapan kami, masyarakat mau ikut membantu maupun memberikan masukan supaya kami bisa menjalankan tugas yang diamanahkan dengan baik. Dalam waktu dekat kami juga akan mengadakan berbagai perlombaan untuk anak-anak dalam rangka memeriahkan bulan Agustus,&#8221; kata Nunung.</p>
<p>‎Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar tetap menjaga kekompakan dan selalu berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.</p>
<p>‎Sementara itu, Camat Kedungwuni Bambang Dwi Yuswanto mengapresiasi kehadiran Barakuda yang selama ini dinilai aktif membantu berbagai kegiatan di wilayah Kecamatan Kedungwuni.</p>
<p>‎&#8221;Semoga pengukuhan ini semakin menyemangati rekan-rekan Barakuda untuk berkontribusi memberikan yang terbaik demi menciptakan suasana damai dan kondusif di Kedungwuni. Selama ini perannya sudah terlihat, mulai dari membantu menambal jalan rusak, penertiban pedagang hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>‎Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir menyampaikan pesan tegas kepada seluruh anggota Barakuda. Menurutnya, organisasi tersebut harus menjadi wadah persatuan yang mengedepankan kepentingan masyarakat.</p>
<p>‎&#8221;Ini adalah pertemuan para aktivis Kedungwuni dari berbagai latar belakang yang memiliki tujuan membangun Kedungwuni menjadi damai, sejahtera, indah, dan bersih. Jagalah nama baik organisasi, berjuanglah dengan ikhlas demi persatuan masyarakat, dan satu hal yang paling penting, jangan pernah menjadi preman,&#8221; tegas Abdul Munir.</p>
<p>‎Dengan dikukuhkannya Barakuda, diharapkan organisasi tersebut dapat terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung pembangunan di Kecamatan Kedungwuni.(*)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/">Pengurus Paguyuban Barakuda Dikukuhkan, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan: Jangan Pernah Jadi Preman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://lambeumpres.com">Lambe Umpres</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lambeumpres.com/2026/08/pengurus-paguyuban-barakuda-dikukuhkan-ketua-dprd-kabupaten-pekalongan-jangan-pernah-jadi-preman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
